Suara.com - Remote atau controller, termasuk di antaranya adalah remote control pada mobil bertujuan memudahkan pemilik kendaraan roda empat untuk melakukan aktivitas buka dan tutup pintu serta bagasi, sampai aktivasi dan deaktivasi alarm. Persoalannya, alarm bisa mengalami kerusakaan saat hendak dioperasikan.
Dikutip dari Garda Oto, ada beberapa penyebab rusaknya remote mobil. Dengan mengetahui asal mula terjadinya kerusakan, maka kejadian alarm menyala sendiri bisa diminimalkan.
Berikut beberapa kemungkinan yang bisa menyebabkan alarm mobil rusak ataupun terus berbunyi:
Terlalu sering menyimpan remote di dalam saku celana
- Jika menyimpannya di saku celana, berpotensi rentan terkena tekanan. Bila terus terkena pressure maka tombol akan lebih cepat rusak. Untuk itu, simpanlah di tempat yang aman.
Mengalami korsleting
- Sebuah kecerobohan yang harus dihindari. Sama seperti barang elektronik lainnya, remote bisa mengalami korsleting jika terkena air.
Error akibat sering terjatuh
- Jika sering jatuh, ada kemungkinan remote mobil akan lebih mudah rusak karena membuat komponen controller di dalamnya berpotensi terlepas.
Sensor alarm dengan kepekaan terlalu baik
- Kemungkinan lainnya memang sensor di mobil memiliki kepekaan sangat tinggi terhadap sesuatu hal yang dapat mengancam keberadaan si kendaraan. Sehingga, bila terjadi hujan deras disertai petir ataupun satwa tidak sengaja menyenggol ban, alarm pasti akan berbunyi. Tentunya malahan kondisi bagus, terutama untuk mengatasi human error seperti kelalaian menutup pintu tidak rapat.
Pada dasarnya, masalah pada alarm yang terus berbunyi mesti disimak dari indikatornya. Apakah memang ada kesalahan dibuat, sehingga alarm menyala. Atau memang kesalahan berasal dari faktor lain, seperti lingkungan, atau remote mengalami kerusakan.
Bila kejadian terus berlanjut, selain menyimpan remote mobil di tempat aman atau tidak terkena air dan mengalami kondiri tertekan berbagai benda, solusi lainnya adalah melakukan reset.
Baca Juga: Alarm Mobil Sering Berbunyi Sendiri? Begini Cara Lakukan Reset
Berita Terkait
-
Gak Perlu Mahal, Megawati Usul Pemda Gunakan Kentongan untuk Alarm Bencana
-
Mengapa Kita Sering Terbangun Beberapa Menit Sebelum Alarm Berbunyi?
-
5 Jam Tangan Original Murah Ada Fitur Alarm dan Water Resistant
-
Pertamina Patra Niaga Tindaklanjuti Pelanggaran Penyaluran BBM Subsidi di Cianjur
-
Politik dan Hukum Bertabrakan: Kasus Tom Lembong Jadi Alarm untuk Birokrasi
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
5 Rekomendasi Mobil MPV Bekas Pintu Geser Harga di Bawah 100 Juta: Ramah Lansia dan Anak
-
Terpopuler: Harta Yaqut Cholil Meroket Setara McLaren, 5 Mobil Bekas untuk Karyawan UMR
-
TMMIN Nilai Pasar Mobil Indonesia 2026 Belum Jelas
-
Tantangan Pajak Opsen Bayangi Pasar Sepeda Motor 2026
-
Toyota Indonesia: Tarif dan Biaya Logistik Tantangan di 2026
-
5 Mobil Keluarga Harga Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Sony dan Honda Pamer SUV Listrik Afeela di CES 2026: Desain Sporty, Bisa Main PS5
-
Penjualan Sepeda Motor di Luar Pulau Jawa Jadi Penyelamat Industri Otomotif Nasional
-
5 Motor Yamaha Paling Irit BBM, Cocok untuk Harian dan Dompet Aman
-
Korupsi Haji Bersama Gus Yaqut, Isi Garasi Gus Alex Cuma Ada Mobil MPV Murah dan Motor Sejuta Umat