Suara.com - Mitsubishi Motors Corporation (MMC) menambah jajaran produk ramah lingkungannya lewat kehadiran Mitsubishi Eclipse Cross dengan powertrain plug-in hybrid (PHEV).
Model bensin New Mitsubishi Eclipse Cross akan diluncurkan pertama kali di Australia dan Selandia Baru pada November 2020, dengan varian PHEV tersedia pada 2021.
Baik varian bensin dan PHEV, preorder New Mitsubishi Eclipse Cross sudah bisa dilakukan di Jepang, dan akan tersedia akhir tahun ini. Di Amerika Utara, model bensin akan debut pada kuartal pertama 2021, namun belum untuk model PHEV.
"Sejak kami mulai memikirkan kembali New Eclipse Cross, kami ingin menunjukkan sebuah sikap peningkatan untuk performa jalan dan ramah lingkungan, semua dengan gaya yang menonjol yang akan membawa SUV ini ke level berikutnya," kata Minoru Uehara, kepala spesialis produk MMC, dalam keterangannya.
Minoru Uehara menambahkan, selain eksterior kontemporer dan interior yang nyaman dan cerdas, sistem Super All Wheel Control (S-AWC) Mitsubishi Motors memastikan bahwa pengemudi selalu memegang kendali untuk petualangan mereka.
Dari segi desain, New Mitsubishi Eclipse Cross menerima penyegaran desain luar dan dalam yang menghasilkan tampilan SUV ramping dan sporty. Belum pernah ada kendaraan Mitsubishiberdesain demikian, sehingga menghadirkan kecanggihan ke level berikutnya.
"Hasilnya adalah kendaraan yang terlihat ramping, stabil, mewah, dan unik," ujar Minoru Uehara.
Berikut adalah beberapa point andalan produk New Mitsubishi Eclipse Cross:
Eksterior
Baca Juga: Mitsubishi Desain Ulang Eclipse Cross untuk Versi Mobil Listrik
- Dijelaskan, bagian haluan New Mitsubishi Eclipse Cross mengadopsi versi evolusi dari konsep desain Dynamic Shield khas Mitsubishi, yang mengekspresikan kekuatan dan keamanan.
- Pelindung bumper depan baru dan tata letak lampu yang disegarkan melengkapi desain depan dengan tampilan yang berani dan dinamis.
- Siluet ramping berlanjut ke belakang dengan palka dan jendela belakang yang didesain ulang, memberikan gaya SUV yang lebih canggih dan menghasilkan visibilitas belakang yang lebih baik serta gaya yang khas dan kontemporer.
- Lampu belakang tiga dimensi Eclipse Cross yang ikonik menjulur ke atas dan ke dalam, serta menyempurnakan tampilan dengan tampilan yang stabil dan lebar.
- Pintu belakang baru menampilkan desain segi enam terpahat tajam yang mengingatkan pada bentuk ban serep yang dipasang di belakang ikon perusahaan, memadukan gaya ramping dan elegan dengan ekspektasi ketangguhan dan keandalan SUV.
Mesin hybrid untuk spesifikasi luar negeri
- Penambahan powertrain PHEV terbaru mengoptimalkan efisiensi energi dan menawarkan pengalaman berkendara yang mulus. New Eclipse Cross menggunakan sistem PHEV sistem gerak Four-wheel Drive (4WD) motor ganda yang sama dengan modifikasi khusus untuk ukuran dan bobot sasis.
- Arsitektur PHEV yang unik terdiri dari satu motor listrik berdaya tinggi di depan dan satu belakang, baterai penggerak berkapasitas besar, dan mesin MIVEC 2.4L dengan gearbox planetary kecepatan tunggal, memungkinkan akselerasi cepat, senyap, namun bertenaga yang unik untuk kendaraan elektrik.
Mesin hybrid untuk pasar domestik Jepang
- Untuk varian PHEV, sistem secara otomatis memilih dari tiga mode berkendara untuk menyesuaikan berbagai kondisi: EV, Series Hybrid atau Parallel Hybrid.
- Baterai traksi juga dapat digunakan sebagai sumber listrik yang andal untuk bersantai di luar ruangan atau dalam keadaan darurat karena dapat memasok daya hingga 1.500 watt dari outlet on-board.
- Ketika kendaraan telah terisi penuh dan diisi bahan bakar, bisa memasok listrik ke rumah tangga umum hingga 10 hari melalui sistem Vehicle-to-Home.
- Dibawa dari model sebelumnya, juga tersedia dengan mesin empat silinder turbocharged injeksi langsung Mitsubishi Motors MIVEC 1.5L. Desain yang benar-benar modern, mesin MIVEC terbuat dari aluminium untuk bobot ringan, dan dengan sempurna menyeimbangkan prioritas daya dan efisiensi.
Berita Terkait
-
Teknologi REEV yang Banyak Ditawarkan pada Mobil China Sama dengan PHEV? Begini Penjelasannya...
-
GAIKINDO Soroti Ketimpangan Stimulus Industri Otomotif dari Pemerintah
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
GAC Indonesia Tunda Peluncuran Dua Produk Baru Dampak Kenaikan Harga BBM Serta Rupiah Melemah
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
TVS Callisto 110 Terbaru Meluncur, Apa yang Baru?
-
Neraca Perdagangan Defisit Pemerintah Harus Permudah Ekspor Komponen Otomotif Dkk
-
Pecahkan Rekor Elit Izan Guevara, Pembalap Sleman Siap Ancam Takhta Moto3 Junior Akhir Pekan Ini
-
Mepet Harga Honda Forza 250, Apa Istimewanya Honda Monkey Terbaru yang Alami Evolusi?
-
Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku
-
Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda
-
Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar