Suara.com - Mitsubishi Motors Corporation (MMC) hari ini, Kamis (17/9/2020), merilis tampilan pertama dari Mitsubishi Eclipse Cross yang telah didesain ulang.
"Desain baru ini adalah inspirasi dari Mitsubishi e-Evolution CONCEPT 2 yang menekankan kekuatan dan dinamika dari warisan SUV Mitsubishi Motors, sekaligus menambah keindahan dan keanggunan ala coupe SUV," kata Seiji Watanabe, , Division General Manager of Design MMC, dalam keterangan tertulisnya.
Ia menambahkan, untuk model mesin, MMC akan memperluas jajaran PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dengan melansir Mitsubishi New Eclipse Cross versi listrik ini di beberapa negara. Titik tolaknya adalah kesuksesan Mitsubishi Outlander PHEV yang terjual lebih dari 260.000 unit.
"Eclipse Cross terbaru merupakan langkah pertama menuju generasi berikutnya dari desain Mitsubishi, dan banyak hal lain yang akan datang," demikian Seiji Watanabe menjanjikan keunikan produk baru itu.
Sepanjang sejarahnya, Mitsubishi Eclipse Cross diluncurkan secara global pada 2017, diposisikan sebagai crossover yang memadukan gaya coupe dengan kemampuan Sport Utility Vehicle (SUV). Model yang mendapatkan penyegaran terbaru secara signifikan ini sekarang mengubah desain depan dan belakang, menghadirkan desain yang lebih mewah dan energik.
Mitsubishi New Eclipse Cross akan menjadi kendaraan PHEV kedua dari Mitsubishi yang bisa menjadi pilihan bagi konsumen yang mendambakan sebuah kendaraan listrik. Dan rencananya, dijadwalkan untuk dirilis pada tahun fiskal 2021.
Di Indonesia, Eclipse Cross dibekali mesin 1.5 L Turbo MIVEC, DOHC empat silinder, 16-valve. Dengan turbocharger dan intercooler, Eclipse Cross mampu hasilkan 160 tk pada 5.500 rpm.
Sementara torsi maksimumnya, sanggup mencapai 250 Nm antara 1.800 rpm hingga 4.500 rpm. Harganya sendiri dipasarkan mulai dari Rp484,4 juta
Baca Juga: Jaga Interaksi dengan Konsumen, Mitsubishi Gelar Drive-in Cinema
Tag
Berita Terkait
-
Lebih Murah dari BYD Atto 1, Changan Lumin Kini Dibanderol Rp 183 Juta
-
Jadi Model Terlaris di China, Geely Pede Jual 1.000 Unit EX2 per Bulan di Indonesia
-
Tekanan Fiskal Makin Besar Akibat Penghentian Insentif Kendaraan Listrik
-
Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
-
Pesona Mobil SUV KIA Pesaing Raize-Rocky, Harga di Bawah BYD Atto 1
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Dunlop Rilis Ban Mobil Generasi Terbaru yang Kompatibel dengan Kendaraan Listrik
-
Lebih Murah dari BYD Atto 1, Changan Lumin Kini Dibanderol Rp 183 Juta
-
Berapa Biaya Perawatan Xpander dan Xpander Cross Dalam 100.000 Km Pertama?
-
Setara Harga NMAX, Ini 5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Irit BBM
-
Tanpa Turun dari Mobil, Ini Cara Cek Batas Aman Banjir Lewat Spion
-
6 Fakta Peluncuran Yamaha MotoGP 2026: Akhirnya Pakai V4 Demi Kejar Ducati!
-
Jadi Model Terlaris di China, Geely Pede Jual 1.000 Unit EX2 per Bulan di Indonesia
-
Honda Brio Vs Jazz, Mending Mana? Cek Perbandingan Spek dan Harga
-
4 Varian Yamaha Aerox Alpha 2026, Selisih Harga Tipe Turbo dan Biasa Tembus Rp10 Juta, Pilih Mana?
-
Cari Mobil Bekas untuk Usaha? Ini Alasan Suzuki Carry Lebih Disarankan Ketimbang Kijang dan Zebra