Suara.com - Setiap pengendara sepeda motor, baik di negara lain maupun di Indonesia diwajibkan untuk memakai helm. Alat yang berfungsi sebagai pelindung kepala ini banyak ditemui di pasaran dalam berbagai warna dan bentuk.
Namun secara garis besar helm-helm ini terbagi dalam lima tipe yang masing-masing mempunyai keunggulan dan kelemahan tersendiri.
Tak boleh asal pakai, tiap helm diperuntukkan untuk tujuannya masing-masing. Begini detailnya.
Helm Halface
Pelindung kepala jenis ini paling banyak digunakan di tanah air. Salah satu sebabnya adalah helm tersebut praktis dan harganya relatif terjangkau. Kendati demikian salah satu kelemahan terbesar pada jenis helm ini adalah absennya pelindung dagu yang membuat muka rentan terluka saat terjadi hal yang tak diinginkan.
Helm Fullface
Helm ini cukup populer di kalangan pengguna motor sport. Selain desainya yang keren seperti helm pembalap, helm ini unggul dalam urusan perlindungan di mana kehadiran pelindung dagu membuat wajah penggunanya lebih aman.
Namun harga helm full face cenderung lebih mahal, serta kurang praktis khususnya bagi para pengguna kaca mata. Helm ini juga sering jadi sasaran pencuri membuat pemiliknya kerap merasa was-was.
Helm Modular
Baca Juga: Ngamuk Kena Tilang, Orang Ini Bikin Geprek Motor Pakai Batu
Mengusung bentuk bak helm full face dipadu dengan kepraktisan helm half face membuat helm modular menjadi opsi aman bagi para pemotor.
Proteksi dagu dari helm ini masih kalah dari helm full face. Plus rata-rata helm ini lebih berat dari tipe helm lainnya.
Helm Trail
Helm jenis ini diperuntukkan bagi mereka yang gemar naik motor di medan berlumpur. Dipadu dengan googles, helm ini bisa melindungi mata penggunanya dari lumpur.
Namun karena bagian muka yang terbuka, praktis kepala pengguna bakal basah saat kehujanan.
Helm Dual Sport
Helm jenis ini merupakan salah satu yang paling multi guna dibanding tipe lainnya. Selain itu dia juga dibekali "atap" yang membuat pengguanya bebas dari rasa silau cahaya matahari.
Seperti helm full face, harga helm dual sport juga cenderung lebih mahal. Selain itu beberapa helm desainnya kurang aerodinamis sehingga penggunanya rawan tertampar udara saat berkendara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen