Suara.com - Pemerintah Indonesia terus mendorong industri otomotif untuk mengembangkan kendaraan listrik. Sehingga terpikirkan, apa jadinya dengan nasib kendaraan bensin dalam lima tahun ke depan?
Apalagi bila mengingat road map untuk 2025, yaitu Pemerintah berharap jumlah kendaraan listrik mencapai 20 persen dari total volume kendaraan yang beredar.
"Jadi pada 2025 nanti, internal combustion engine (ICE) akan mengalami perubahan komposisi. ICE tetap ada di Indonesia karena saat ini memberikan 99 persen PDB. Namun kita tetap membuka ruang untuk kemajuan teknologi," ujar Taufiek Bawazier, Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian atau Dirjen ILMATE dalam webinar baru-baru ini.
Ia menambahkan, mobil bensin nantinya harus mengikuti aturan rendah emisi yang ditetapkan. Selain itu, Pemerintah juga aktif dalam pengembangan kendaraan fuel cell.
"Pemerintah sudah memberikan road map, kita tunggu investasinya dan saat ini sudah mulai masuk beberapa untuk arah mobil listrik," terang Taufiek Bawazier.
Pendalaman struktur industri kendaraan listrik telah dipersyaratkan nilai tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) hingga 2030 dengan program Incompletely Knock-Down (IKD) atau Completely Knock-Down (CKD) yang dipacu untuk mendapatkan nilai tambah yang maksimal di dalam negeri.
Sehingga pada akhirnya, Indonesia mampu memproduksi kendaraan listrik dalam negeri. Selain itu, pengembangan kendaraan listrik bakal mengurangi ketergantungan pemakaian bahan bakar fossil atau minyak bumi, termasuk yang diimpor.
Berita Terkait
-
Mobil Listrik Kecil Apa Saja? Ini 5 Pilihan yang Layak Dicoba, Harga Mulai Rp100 Jutaan
-
Masa Kejayaan BYD Mulai Goyah, Laba Anjlok dan PHK Ribuan Karyawan
-
5 Mobil Listrik Garansi Baterai Terpanjang, Laris Manis di Pasar Tanah Air
-
VinFast Daftarkan Paten Mobil SUV 7 Penumpang Baru di Indonesia, Tantang BYD M6?
-
Awas Terjebak! Pindah ke EV Saat Krisis BBM Cuma Pindah Masalah
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Mobil Listrik Kecil Apa Saja? Ini 5 Pilihan yang Layak Dicoba, Harga Mulai Rp100 Jutaan
-
Masa Kejayaan BYD Mulai Goyah, Laba Anjlok dan PHK Ribuan Karyawan
-
7 Sepeda Listrik Kuat Tanjakan dengan Fitur Fast Charging, Harga Mulai Rp3 Jutaan!
-
Berapa Biaya Pajak STNK Motor Listrik Tahun 2026? Beda Jauh dengan Motor Biasa
-
Terpopuler: 5 Motor Listrik dengan Garansi Baterai Terlama hingga Motor Bekas Paling Irit
-
7 Motor Listrik Fast Charging Rp10 Jutaan untuk Ojol, Isi Baterai Cuma 20 Menit
-
Pembalap McLaren Oscar Piastri Amankan Posisi Kedua GP Jepang 2026
-
Pertamina Pastikan Distribusi Pertalite dan Pertamax di Kota Cilegon Tetap Terjaga
-
Apakah Sepeda Listrik Boros Listrik? Ini 6 Rekomendasi Selis Tangguh Fast Charging
-
5 Motor Bekas Paling Irit dan Jarang Rewel, Hemat Biaya dan Minim Perawatan!