Suara.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sepertinya menutup peluang untuk memasarkan Suzuki Katana untuk pasar Indonesia.
Meskipun sudah sempat dipamerkan dalam ajang Jakarta Fair 2019 dan GAIKINDO Indonesia International Motor Show atau GIIAS 2019, produsen otomotif berlogo "S" ini memastikan tidak memboyongnya ke Tanah Air.
"Katana di Eropa sajalah. Kalau mau, harganya memang tinggi," ujar Yohan Yahya, Head Marketing and Sales PT SIS 2W, di Sentul, Bogor.
Meski demikian, ia menyatakan sudah ada pemesan Suzuki Katana. Dan produknya sendiri sudah sampai di tangan konsumen.
"Ada tiga orang pesan di Indonesia, produknya sudah datang, harga Rp575 juta. Semua kalau kami impor untuk kategori di atas 250 cc, ya seperti itulah harganya: tinggi," papar Yohan Yahya.
Tentang spesifikasi, Suzuki Katana menggendong mesin DOHC empat silinder, berkapasitas 1.000 cc, dan berpendingin cairan. Dengan jantung yang digendongnya, motor ini sanggup memasok daya 150 PS di 10 ribu rpm dan torsi 109 Nm pada 9.500 rpm. Dan jantung senada diadopsi oleh Suzuki GSX-S1000F.
Berita Terkait
-
GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai
-
Suzuki Fronx Punya Varian Kuro, Tambah Fitur Keamanan Baru
-
Mitchell Baker Makin Ganas Pimpin Daftar Top Skor Piala AFF 2026
-
Saat Limbah Denim Bertransformasi Jadi Karya Couture, Ini Pesona Koleksi Terbaru DARIKU INDONESIA
-
Menyelami 150 Tahun Sejarah Indonesia dalam Semalam Bersama Lembu Semar
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
7 Sabun Cuci Muka Salicylic Acid untuk Jerawat dan Komedo, Mulai Rp20 Ribuan
-
BPS Ungkap Fakta Pahit: Petani RI Kini Kehilangan Daya Tawar
-
Bukan Pidana, Eks Hakim Agung Beberkan Alasan Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Harus Diuji di PTUN
-
Ribuan Siswa Manfaatkan PIJAR, Telkom Perluas Pemanfaatan Pendidikan Digital
-
Insentif Kendaraan Listrik Harus Diarahkan ke Mobil Murah dengan TKDN Tinggi
-
Hanya Penyadapan yang 100 Persen, Dewas KPK Ungkap Banyak Laporan Penindakan yang 'Molor'
-
Pariwisata Kuatkan Ekonomi, Pendidikan Menjaga Jiwa Budaya Suku Osing
-
Iming-iming 'Dimudahkan Rezekinya', Modus Guru Ngaji Pelaku Pencabulan di Sukabumi
-
4 Pilihan Sepatu Lari Lokal Lycan, Ada yang Dipakai Ganjar Pranowo
-
Farizon Gandeng 5 Mitra Strategis, Serahkan Unit SV di GIIAS 2026