Otomotif / Mobil
Sabtu, 12 Desember 2020 | 17:10 WIB
Mobil Otonom VW. (Volkswagen)

Suara.com - Chief Executive Officer Volkswagen (VW) Herbert Diess berharap dapat melihat mobil yang sepenuhnya otonom atau mengemudi sendiri menghiasi jalan-jalan kita mulai tahun 2025. 

Dalam sebuah wawancara bersama Wirtschaftswoche, Diess mengatakan bahwa peningkatan chip komputer dan kemajuan di bidang kecerdasan buatan mempercepat pengembangan teknologi penggerak otonom. 

"Sistem ini diperkirakan akan segera dapat menguasai situasi kompleks autonomous driving," ujar Diess, dikutip dari Carscoops. 

Diess mengambil alih Volkswagen pada tahun 2015 setelah skandal emisi yang menimpa perusahaan. Namun pria yang sebelumnya sempat menempati posisi strategis di BMW bergerak cepat untuk menyelamatkan perusahaan.

Volkswagen diketahui menginvestasikan dana segar sebesar 73 miliar euro untuk teknologi listrik di masa depan. Investasi ini juga termasuk membangun organisasi Car Software yang berada di bawah grup Volkwagen. 

Organisasi ini bertujuan untuk membuat perangkat lunak. Di mana teknologi tersebut nantinya akan ditanamkan pada proyek Artemis Audi sebagai kendaraan tanpa pengemudi. Diess pun mengklaim, Volkswagen saat ini telah menjadi pemimpin global dalam hal platform listrik.

"Kami berada di posisi terdepan dalam perangkat lunak mobil masa depan. Untuk itu, kami telah menggandakan pengeluaran digitalisasi kami," ungkapnya.

Dalam 10 tahun ke depan, Volkswagen mengaku mampu memproduksi sekitar 26 juta kendaraan sepenuhnya listrik untuk pasar Eropa, China, dan Amerika Serikat. 

Sebagai informasi, saat ini baru Tesla yang menanamkan fitur otonom pada produknya. Namun tidak bisa dipungkiri, teknologi yang dikembangkan perusahaan otomotif asal Amerika Serikat tersebut belum sepenuhnya sempurna.

Baca Juga: Kejar Tesla, Volkswagen Percepat Peralihan ke Kendaraan Listrik

Terbukti telah terjadi beberapa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengemudi Tesla saat mengaktifkan fitur otonom. Bahkan beberapa diantaranya memakan korban jiwa.

Load More