Suara.com - Chief Executive Officer Volkswagen (VW) Herbert Diess berharap dapat melihat mobil yang sepenuhnya otonom atau mengemudi sendiri menghiasi jalan-jalan kita mulai tahun 2025.
Dalam sebuah wawancara bersama Wirtschaftswoche, Diess mengatakan bahwa peningkatan chip komputer dan kemajuan di bidang kecerdasan buatan mempercepat pengembangan teknologi penggerak otonom.
"Sistem ini diperkirakan akan segera dapat menguasai situasi kompleks autonomous driving," ujar Diess, dikutip dari Carscoops.
Diess mengambil alih Volkswagen pada tahun 2015 setelah skandal emisi yang menimpa perusahaan. Namun pria yang sebelumnya sempat menempati posisi strategis di BMW bergerak cepat untuk menyelamatkan perusahaan.
Volkswagen diketahui menginvestasikan dana segar sebesar 73 miliar euro untuk teknologi listrik di masa depan. Investasi ini juga termasuk membangun organisasi Car Software yang berada di bawah grup Volkwagen.
Organisasi ini bertujuan untuk membuat perangkat lunak. Di mana teknologi tersebut nantinya akan ditanamkan pada proyek Artemis Audi sebagai kendaraan tanpa pengemudi. Diess pun mengklaim, Volkswagen saat ini telah menjadi pemimpin global dalam hal platform listrik.
"Kami berada di posisi terdepan dalam perangkat lunak mobil masa depan. Untuk itu, kami telah menggandakan pengeluaran digitalisasi kami," ungkapnya.
Dalam 10 tahun ke depan, Volkswagen mengaku mampu memproduksi sekitar 26 juta kendaraan sepenuhnya listrik untuk pasar Eropa, China, dan Amerika Serikat.
Sebagai informasi, saat ini baru Tesla yang menanamkan fitur otonom pada produknya. Namun tidak bisa dipungkiri, teknologi yang dikembangkan perusahaan otomotif asal Amerika Serikat tersebut belum sepenuhnya sempurna.
Baca Juga: Kejar Tesla, Volkswagen Percepat Peralihan ke Kendaraan Listrik
Terbukti telah terjadi beberapa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengemudi Tesla saat mengaktifkan fitur otonom. Bahkan beberapa diantaranya memakan korban jiwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar