Suara.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan di Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur melakukan terobosan sejak awal pandemi Covid-19. Yaitu menyiapkan armada kendaraan antar-jemput bagi warga untuk lokasi fasilitas kesehatan. Dinamakan "Sigap" dan menggunakan kendaraan kategori Multi-Purpose Vehicle (MPV) Suzuki APV.
Ruang kabin lapang yang mampu menampung banyak penumpang, serta akses keluar dan masuk kendaraan secara mudah bisa diwadahi produk yang masuk kelompok commercial vehicle ini. Jenis mobil dengan kemampuan dikonversi menjadi mobil ambulans.
Dikutip dari kantor berita Antara, ada 178 unit mobil operasional untuk armada Sigap, dan ditempatkan di 178 desa yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan. Sehingga di setiap desa terdapat satu kendaraan layanan ini.
"Masyarakat yang hendak berobat, tinggal menghubungi nomor telepon yang disediakan petugas. Mobil Sigap ini akan datang rumah yang bersangkutan, untuk diantar pusat layanan kesehatan, dan jika sembuh, nantinya akan dijemput lagi dan diantar pulang ke rumahnya," jelas Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.
Lebih lanjut, Pak Bupati menyatakan bahwa layanan antar-jemput pasien ini dikelola tim operasional khusus bernama PCC/Pamekasan Call Care.
Warga yang ingin memanfaatkan jasa layanan antar-jemput gratis itu bisa menghubungi nomor telepon: 082245565049 dan 08225565053.
Petugas di call center nantinya akan meminta mobil terdekat dengan posisi pasien untuk mengantar dan menjemput pasien.
Jika mobil Sigap di desa setempat saat itu sedang digunakan, maka call center akan menunjuk unit lain dari desa terdekat.
Lebih lanjut Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mneyatakan bahwa layanan antar-jemput cuma-cuma ini adalah upaya Pemkab Pamekasan dalam memperluas jangkauan pelayanan bagi masyarakat.
Baca Juga: Unik! Ambulans di Negara Ini Tak Gunakan Mobil Melainkan Motor
"Dan layanan ini sebenarnya tidak hanya bagi pasien, akan tetapi bagi masyarakat Pamekasan yang membutuhkan layanan kesehatan. Misalnya masyarakat yang hendak berobat ke pusat layanan kesehatan, entah ke puskesmas, klinik ataupun ke rumah sakit," jelasnya.
Bagi masyarakat Pamekasan, terobosan program Pemkab Pamekasan dalam meningkatkan layanan kesehatan melalui antar-jemput pasien dan warga yang sakit secara gratis itu sangat bermanfaat, apalagi saat pandemi melanda.
"Adanya Mobil Sigap membuat kami bisa langsung menghubungi apabila ada kebutuhan berobat. Apalagi sekarang sudah ditempeli stiker dan nomor telepon di setiap rumah," jelas Mohammad Ali, seorang warga Dusun Pangongangan, Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Pamekasan.
Ia sendiri pernah menggunakan fasilitas layanan ini, saat hendak berobat ke rumah sakit. Dan tidak dipungut biaya.
"Sekarang sudah tidak usah memikirkan biaya transportasi lagi, karena sudah ada Mobil Sigap," katanya dalam dialog bertajuk "Layanan Kesehatan di Era Pandemi Covid-19" yang digelar oleh Masyarakat Pena Pamekasan, Sabtu (14/3/2021).
Menurut Amir, Koordinator PCC Mobil Sigap Pamekasan, program ini diluncurkan saat pandemi, akan tetapi nantinya akan menjadi program tetap Pemkab Pamekasan.
Berita Terkait
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Imbas Lele Mentah Pada Menu MBG yang Viral, BGN Hentikan Sementara Dapur SPPG di Pamekasan
-
Adu Mobil Seharga NMax tapi Muat 8 Penumpang: Pilih Mitsubishi Maven atau Suzuki APV?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Mobil BMW Ini Konon Mudah Dirawat bak Toyota, Harganya Cuma Segini
-
10 Mobil 1200cc ke Bawah Irit Bensin dan Murah Pajak: 'Low Cortisol', Anti Kantong Jebol
-
Mobil Harian Harga Mirip Motor 250cc: Mending Hyundai Grand Avega Hatchback, i20, atau Kia Rio?
-
Diam-diam Rilis Versi Mewah: Suzuki Hadirkan Mobil Pekerja Keras Murah, Bisa Jadi Andalan Keluarga
-
Tak Dijemput Maung Garuda, Ini Dia Mobil Berpelat 'Indonesia' di Pulau Miangas yang Dipakai Prabowo
-
Dana 'Cekak' tapi Badak: SUV Penggerak Belakang Ini Tawarkan AC Dingin Sampai Belakang
-
Pesona Saingan Honda PCX Murah, Punya Dek Rata Super Mewah Bisa Buat Bawa Koper
-
Jadwal Lengkap ARRC Buriram 2026 Pekan Ini: Pembuktian Nyali Andalan Baru Garuda
-
Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid