Suara.com - General Motors dan Wabtec Corporation bekerja sama untuk pengembangan serta komersialisasi teknologi baterai Ultium dan sistem sel hidrogen HYDROTEC. Demikian dikutip kantor berita Antara dari laman resmi Wabtec.
"Industri perkeretaan berada di puncak transformasi berkelanjutan dengan pengenalan baterai dan hidrogen untuk menggerakkan lokomotif," jelas Rafael Santana, CEO dan presiden Wabtec, dikutip Rabu (16/6/2021).
Lokomotif FLXdrive Wabtec, yang bertenaga baterai 100 persen pertama di dunia, telah membuktikan potensinya untuk memangkas emisi karbon hingga 30 persen saat beroperasi ditenagai listrik 6 MWh.
Wabtec mampu mempercepat kondisi transportasi kereta menuju dekarbonisasi dan lokomotif tanpa emisi dengan memanfaatkan dua teknologi propulsi tadi. Yaitu baterai Ultium dan sel bahan bakar hidrogen HYDROTEC dari General Motors.
General Motors dan Wabtec menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memajukan visi bersama kedua perusahaan. Yakni masa depan tanpa emisi dalam sektor transportasi.
Wabtec akan membawa keahliannya dalam manajemen energi dan optimalisasi sistem untuk mengembangkan solusi lokomotif angkut berat yang memanfaatkan sepenuhnya teknologi canggih General Motors.
"Jaringan kereta sangat penting untuk transportasi dan kemampuan General Motors dalam melayani pelanggan kami di seluruh Amerika Utara, dipadu rencana berani Wabtec untuk menghilangkan karbon pada angkutan berat dan aplikasi lokomotif lainnya membantu memajukan visi kami tentang dunia tanpa kecelakaan, nol emisi, dan nol kemacetan," sambut Mark Reuss, Presiden General Motors.
Ultium Cells LLC, perusahaan patungan GM dan LG Energy Solution saat ini sedang membangun pabrik sel baterai di Ohio dan Tennessee. Salah satu produknya sel bahan bakar hidrogen HYDROTEC berdimensi kompak dan mudah dikemas, dapat digunakan di berbagai aplikasi, termasuk lokomotif.
Sistem sel bahan bakar HYDROTEC akan dirakit oleh Fuel Cell Systems Manufacturing LLC di Brownstown, Michigan, perusahaan patungan manufaktur antara General Motors dan Honda.
Baca Juga: Pasokan Chip Semikonduktor Bakal Pulih, General Motors Percepat Pengiriman Produk
Berita Terkait
-
KAI Hidupkan Nostalgia, Dua Lokomotif Lawas Tampil dengan Livery Klasik
-
Lokomotif Mak Itam Kembali Dioperasikan Untuk Wisatawan
-
General Motors PHK 500 Karyawan, Paling Banyak di Wilayah Ini
-
Budget Friendly, Ini 9 Wisata di Ambarawa yang Cocok Buat Libur Lebaran Hemat
-
Belum Kapok, Lagi-Lagi Produsen Mobil Nekat Diam-Diam Jual Data Pelanggan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan
-
7 Rekomendasi Motor Matic Alternatif Honda Vario, Performa Andal
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3 dengan Kapasitas Baterai Jumbo
-
5 Kebiasaan yang Bikin CVT Motor Matic Cepat Rusak, Awas Putus di Jalan
-
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
-
5 Sedan Elegan Murah Menawan Harga Rp150 Jutaan Cocok untuk Karyawan Biar Makin Rupawan
-
Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp200 Juta
-
Bosan Mobil Jepang? Ini 9 Mobil Eropa dan Amerika Bekas Mulai 80 Jutaan, Produksi 2015 ke Atas!
-
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
-
5 Bedanya Sleeper Bus vs Eksekutif, Modal Rp100 Ribuan Lebih Worth It Mana?