Suara.com - Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) mewajibkan setiap pabrikan otomotif atau carmaker yang menyematkan sistem autopilot pada produknya harus lapor bila terjadi kecelakaan.
"Setiap teknologi baru harus memiliki fungsi menghindari risiko kecelakaan yang tidak wajar pada kendaraan bermotor, dan mengurangi risiko kematian atau cedera," jelas Steven Cliff, pelaksana tugas administrator NHTSA, dikutip dari Carscoops.
Oleh karena itu, NHTSA berupaya untuk terus memantau perkembangan teknologi autopilot, utamanya saat sistem bantuan pengemudi tingkat 2 sudah semakin banyak digunakan.
Teknologi canggih otomatis akan berada di bawah pengawasan ketat, menyusul sejumlah kecelakaan yang melibatkan sistem autopilot. Contohnya seperti mobil produksi Tesla. Dan keputusan ini berlaku bagi seluruh pembuat mobil, bukan merek tertentu semata.
Karena semakin banyak produsen menguji teknologi otonom level 3 dan generasi selanjutnya, maka risiko kecelakaan akan terus ada walau teknologi juga selalu mendapat pembaruan.
"Pengumpulan data akan membantu menanamkan kepercayaan publik bahwa pemerintah mengawasi keamanan kendaraan otomatis," terang Steven Cliff.
Perintah ini mengikuti keputusan Komite Perdagangan Senat Amerika Serikat. Yaitu bertujuan menolak RUU yang akan memberi carmaker akses lebih besar ke jalan umum untuk melakukan pengujian sistem autopilot.
Berita Terkait
-
Detik-Detik Mencekam! Jet Pribadi Meledak Usai Lepas Landas, Dua Pilot Tewas
-
Mazda Dalam Penyelidikan Pasca Tersangkut Masalah Recall Produk
-
Tragedi di Lampu Merah Cengkareng, Pemotor Wanita Tewas Terlindas Kontainer saat Dibonceng Ayah
-
Standar Keamanan Mobil Ternyata Belum Ramah Perempuan Risiko Cedera Jauh Lebih Tinggi
-
Kecelakaan Pesawat T-34 Taiwan, Kegagalan Simulasi Mesin Tewaskan 2 Pilot Militer di Kaohsiung
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
-
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
-
Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik
-
Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?
-
TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif
-
Siasati Kenaikan Pertamax, 5 Motor Tangguh yang Iritnya Di Luar Nalar Manusia untuk Harian
-
Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa Kejar Kemenangan di Moto3 Portugal