Suara.com - BMW Group Indonesia resmi meluncurkan BMW M4 Competition versi coupe untuk pasar Indonesia. Namun untuk pasar Eropa, BMW M4 menawarkan versi convertible.
Mengapa pilihan itu tidak turut diboyong ke Indonesia?
Product Manager BMW Group Indonesia, Anindyanto Dwikumoro mengatakan, saat ini pihaknya belum melihat permintaan untuk model convertible.
"Untuk mobil performa, demand-nya cukup kecil. Untuk saat ini, kami belum bisa bawa versi convertible," ujar Anindyanto Dwikumoro, saat peluncuran BMW M3 dan M4, baru-baru ini.
Sementara itu Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O’tania menambahkan, sebelum meluncurkan produk, pihaknya sudah mengadakan riset terlebih dahulu dan memang belum terlalu dibutuhkan.
"Jadi kami prioritaskan mana yang paling sesuai dengan pelanggan di Indonesia begitu juga dengan fitur-fitur yang didalamnya," ungkap Jodie O’tania.
Sebagai informasi, jika M3 dan M4 baru diluncurkan dengan penggerak roda belakang dan transmisi manual 6-percepatan, M4 Competition Convertible menggunakan versi yang lebih bertenaga dari mesin S58 6 silinder 3.0L M TwinPower Turbo, yang menghasilkan 503 dk dan torsi 649 Nm. Peningkatan torsi ini membuat BMW memasang transmisi otomatis M Steptronic 8-percepatan.
Berbobot kosong 1.953 kg, M4 Competition Convertible memiliki akselerasi 0 - 100 km per jam dalam 3.6 detik, dengan top speed 280 km per jam jika disemat M Performance Package.
Baca Juga: Melongok Cockpit Keren The New BMW M3 Competition dan The New BMW M4 Competition
Berita Terkait
-
'Bukan Peminta-minta!' Gerindra Tegaskan Prabowo Datang ke Eropa Sebagai Pemilik Komoditas Strategis
-
Oliver Glasner Bawa Crystal Palace Juara Liga Konferensi Eropa: Ini Pertandingan Terakhir Saya
-
Suhu Ekstrem Landa Inggris dan Eropa, Muncul Fenomena Kubah Panas
-
3 Klub Pemain Timnas Indonesia yang Berhasil Amankan Tiket Kompetisi Eropa
-
Uni Eropa dan AS Capai Kesepakatan Sementara Aturan Tarif Datang
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga