Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Joe Biden menyetujui untuk membangun 13 juta stasiun pengisian baterai atau SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di seantero Negeri Paman Sam.
Presiden yang memiliki koleksi mobil keren Corvette Stingray ini berharap, dengan semakin memadainya infrastruktur maka akan lebih banyak orang Amerika untuk membeli kendaraan listrik.
"Konsumen perlu mendapatkan infrastruktur yang lebih baik untuk membeli EV (Electric Vehicle) dan mungkin baik untuk General Motors, Ford serta Stellantis," kata Frank Schwope, analis otomotif di NORD, dikutip dari US News.
Sebelumnya, Joe Biden telah mencari investasi senilai 15 miliar dolar Amerika Serikat (AS) untuk membangun stasiun pengisian kendaraan listrik.
Dalam laporan 2018, perusahaan konsultan McKinsey memperkirakan bahwa Amerika Serikat membutuhkan sekitar 11 miliar dolar AS untuk investasi modal pada 2030. Suntikan dana ini akan dipakai membangun 13 juta stasiun pengisi daya yang dibutuhkan untuk EV negara itu.
"Undang-undang yang efektif harus mencakup investasi dalam infrastruktur pengisian daya, terutama di daerah perkotaan dan di sepanjang koridor jalan raya. Ini akan membantu memberi kepercayaan lebih kepada konsumen untuk membeli listrik," jelas General Motors dalam sebuah pernyataan.
Sementara Ford mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa investasi dapat mempercepat transisi.
"Kami berharap dapat mempercepat peralihan (ke kendaraan tanpa emisi)," kata perusahaan Ford Motor Company.
Pada Kamis (24/6/2021), Joe Biden telah menyetujui kesepakatan Senat untuk menghabiskan dana 1,2 triliun dolar AS untuk proyek infrastruktur, termasuk 7,5 miliar dolar AS untuk infrastruktur EV, dan stasiun pengisian.
Baca Juga: Tok! Bulan ini BMW Mulai Stop Penjualan Mobil Listrik i3
Nantinya akan ada dua jenis stasiun pengisian kendaraan listrik untuk publik atau SPKLU:
- Pengisi daya Level 2 dengan kinerja lebih lambat akan membutuhkan waktu sekitar satu jam pengisian untuk jarak tempuh 16 km hingga 32 km.
- Pengisi daya DC Fast dapat menambah jangkauan sekitar 100 km dalam 20 menit pengisian daya.
Tag
Berita Terkait
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Berakhirnya Insentif Mobil Listrik Dorong Pabrikan Segera Lakukan Produksi Dalam Negeri
-
Baterai Solid-State: Evolusi Sempurna untuk Motor Listrik atau Masih Penuh Celah?
-
Ketegangan AS-Iran Meningkat, Komisi I DPR RI Desak Kemlu Siaga Lindungi WNI
-
Target Negosiasi Tarif Impor AS Mundur, Ada Kendala?
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Berakhirnya Insentif Mobil Listrik Dorong Pabrikan Segera Lakukan Produksi Dalam Negeri
-
Kapan Waktunya Ganti Karet Wiper? Ini Pertanda Waktunya Cari Baru
-
Motor Legendaris Suzuki Ini Kembali Jadi Primadona di Tahun 2025
-
Harga Beda Tipis, Mending BYD Atto 1 Baru atau Hyundai Ioniq 2019 Bekas?
-
5 Pilihan Mobil Sedan Toyota Bekas Rp30 Jutaan Masih Layak Pakai
-
Begini Cara Cek Pajak Kendaraan, Awal Tahun Siap-Siap Bayar
-
Diam-Diam Harga Chery J6T Sudah Naik Rp 20 Juta Setelah Insentif Mobil Listrik Berakhir
-
Kenapa Oli Mesin Mobil Mendadak Berwarna Seperti Kopi Susu?
-
Sepeda Listrik Perlu Dicas Setiap Hari? Ini 5 Pilihan yang Baterainya Awet
-
Kabin Nyaman 5 Orang, Bensin Super Irit: Pesona Mobil Bekas Honda Seharga Matic Premium