Suara.com - PPKM Darurat membuat sejumlah akses jalan dijaga ketat oleh aparat. Hal ini guna mengurangi mobilitas masyarakat agar penyebaran virus covid-19 tak parah.
Berbagai cara digunakan aparat agar masyarakat tetap patuh saat PPKM Darurat, seperti mematikan lampu jalan saat malam hingga memajang boneka pocong dan keranda mayat.
Memang cara ini efektif untuk mengurangi mobilitas masyarakat ketika berkeliaran di malam hari.
Namun cara ini bisa menjadi bumerang karena bisa menimbulkan kecelakaan. Seperti halnya yang dikisahkan oleh akun TikTok @ko_nis yang satu ini.
Dalam unggahan akun tersebut, ia menceritakan bahwa di kota tercintanya selama PPKM Darurat semua lampu jalan dimatikan. Alhasil di sepanjang jalan gelap gulita.
Tak sampai di situ saja, ternyata aparat juga memasang pocong jadi-jadian dan keranda mayat agar masyarakat tetap berada di rumah.
"Dan di sudut jalan dengan matinya lampu ada pocong bergelantungan dan keranda," tulis @ko_nis.
Petaka pun datang. Seorang pengendara kendaraan kaget setelah melihat pocong. Kondisi itu memicu tabrakan dengan kendaraan lain.
"Hingga akhirnya terjadilah tabrakan.. karena salah satu pengendara kaget dengan adanya Pocong berdiri dan bergelantungan," tulisnya lagi.
Baca Juga: Aksi 2 Pemotor Tunjukkan Kekuatan Super, Dorong Mobil Bermodalkan Sebelah Kaki Saja
Tampak dalam video tersebut, banyak korban kecelakaan diduga karena pocong jadi-jadian dan keranda mayat.
Tak cuma itu saja, aparat pun langsung mendatangi lokasi tempat kejadian kecelakaan tersebut.
"Setelah ada korban akhirnya lampu penerangan dinyalakan lagi.. untuk korban semoga tidak terjadi apa-apa dan pandemi segera berakhir agar bisa kembali normal seperti dulu lagi," keterangan dalam video.
Video pengendara kecelakan gegara kaget lihat boneka pocong ini pun viral di media sosial dan mendapatkan respons dari warganet di kolom komentar.
"Di daerahku juga lampu dimatikan. Jujur yang ditakutin bukan masalah ini tapi takut begal karena penerangan nggak ada. Kondisi jalan sepi yang jadi faktor kejahatan," tulis salah seorang warganet.
"Mau usir virus atau mau usir laron pak! Kok makin ke sini makin ngelawak," beber warganet lain.
"Harusnya lampu jalan tidak usah dimatikan. Kan kasihan buat pengendara. Apalagi yang pulang kerja malam-malam," timpal warganet lainnya.
Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Terpopuler: Harga Mobil Terancam Naik, HR-V Langka Raffi Ahmad Bikin Ngiler
-
Harga Motor Bebek dan Matic Suzuki untuk Varian Terbaru yang Masih Eksis
-
Harga Honda HR-V dari Tahun ke Tahun, Mulai Rp70 Jutaan Mana Varian Paling Worth It?
-
Bukan Sembarang Mobil Tua! Ini Spek Honda HR-V Gen 1 Kado Gading Marten untuk Raffi Ahmad
-
Harga Mobil Bakal Melonjak? Imbas Kebijakan Mendadak Tarif Global 10 Persen dari Presiden Trump
-
Indonesia dan AS Teken Perjanjian Dagang Impor Bioetanol, Peta Jalan Bioetanol Nasional Berubah?
-
Vario vs Stylo Mending Mana? Intip Harga Motor Matic Honda Semua Varian Lengkap dan Spesifikasinya
-
Jangan Asal Berhenti! Ini 3 Rahasia Istirahat Aman di Rest Area Agar Mudik Tetap Selamat
-
Harga Sama di Pasar Mobil Bekas, Pilih Suzuki Ertiga atau Innova Diesel untuk Mudik Lebaran?
-
Mending Revo atau Supra? Simak Harga Motor Bebek Honda Februari 2026