Suara.com - Era kekinian turut mempengaruhi teknologi yang disematkan pada kendaraan bermotor roda empat. Antara lain mesin turbo sebagai bagian standar dari mobil-mobil modern. Artinya sudah "menempel" sejak dibeli, tanpa harus melakukan upgrade atau membuat korekan pada jantung kendaraan.
Bagi pengguna yang tidak terlalu akrab dengan mesin turbo, mungkin menjadi jengah soal mengurusnya. Apakah serupa atau perlu beda perlakuan dibandingkan mengurus mesin non-turbo.
Mengutip Mitsubishi Indonesia, sebenarnya mobil bermesin turbo ini tidak membutuhkan perawatan berbeda dibandingkan mesin mobil lainnya.
Fungsi piranti turbo adalah memanfaatkan aliran udara panas dari gas buang mesin untuk memutar baling-baling turbin sehingga menghasilkan udara yang terkompresi dalam volume banyak.
Udara dari turbo ini didinginkan lewat intercooler sebelum dikirim ke mesin. Bertugas membantu proses pembakaran bahan bakar supaya lebih optimal.
Hasilnya adalah peningkatan performa ketika dipacu di jalanan, namun di sisi lain tetap irit bahan bakar.
Sebagai perbandingan, mesin non-turbo hanya mengandalkan kevakuman dalam ruang mesin untuk menarik udara masuk ke dalamnya. Hasilnya tidak sepadat udara yang didorong oleh turbo.
Saat ini, teknologi turbo pada mesin mobil lebih ditekankan pada penghematan bahan bakar tanpa mengorbankan performa si kendaraan.
Artinya, mobil bermesin 2.000cc tanpa turbo akan setara tenaganya dengan mobil bermesin 1.500cc turbo. Dan paling penting, mobil 1.500cc turbo ini pastinya akan lebih irit bahan bakar dari mobil non-turbo.
Baca Juga: Best 5 Oto: Kawasaki ER-6N Ganjar Pranowo, Porsche Taycan Turbo Bill Gates
Perlu pula dipahami, turbo pada mesin mobil modern sekarang tidaklah sama seperti mesin turbo beberapa dekade silam.
Dahulu mobil bermesin turbo memerlukan perlakuan khusus, seperti mematikan mesin harus tunggu beberapa saat agar piranti turbo berhenti total.
Masa sekarang, langkah seperti itu tidak perlu dilakukan lagi.
Pabrikan mobil sudah mengatasi permasalahan sehingga tunggangan versi turbo mampu beroperasi seperti pada umumnya.
Berita Terkait
-
Mesin Cuci AQUA Eco-Wash Series FQW-850900QD Andalkan Steam dan Anti Bacterial Treatment
-
Prabowo Minta Kampus Kuasai Teknologi Perkapalan
-
Riset Terbaru Ungkap Dampak Teknologi AI Terhadap Pilihan Pekerjaan Gen Z
-
Ancaman Siber Mobil Modern Ternyata Lebih Mengerikan dari Sekadar Aksi Peretasan di Film
-
JMTC Jadi Percontohan Command Center Tol, Danantara Apresiasi Transformasi Digital Jasa Marga
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Anggota DPRD Medan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan
-
Memanas! Tiga Anggota DPRD Kota Madiun Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027
-
Belanja Auto Dicap Boros? Perempuan dan Dilema Nikmati Hasil Kerja Sendiri
-
Mitsubishi Xforce Apakah Pakai Sunroof? Ini Perbandingannya dengan Versi Lawas
-
Jelang Lawan Vietnam, Media Tetangga Sindir Timnas Indonesia dengan Bendera Belanda dan Australia
-
Tawarkan Bunga Ringan, Penyaluran KUR Perumahan dan FLPP BRI Dominasi Kuota Nasional
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin
-
Klaim Dikriminalisasi Febrie Adriansyah Dipertanyakan, Jangan Semua Tersangka Mengaku Jadi Korban
-
Akhirnya PWI Resmi Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
-
Anggota DPRD DKI Bongkar Dugaan Praktik Culas Trayek Mikrotrans: Saya Pernah Ditawari Rp4 Miliar