Otomotif / motor
RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Honda Monkey warna Nebula Red. Produk ini masuk jajaran banyak digemari di Benua Eropa. Sebagai ilustrasi [PT AHM].

Suara.com - Pasar sepeda motor Eropa kembali bergairah di tengah situasi pandemi COVID-19. Pada semester pertama 2021 penjualan telah mencapai 913.410 unit atau naik 24,2 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Melansir Motorcycledata, penjualan sepeda motor di Eropa didominasi oleh pabrikan motor asal Jepang. Honda dan Yamaha berhasil menjadi merek sepeda motor terlaris di Benua Biru.

Berada di posisi pertama adalah Honda yang laku 132.905 unit (+38,9 persen). Lalu di tempat kedua Yamaha dengan penjualan sebanyak 95.293 unit (+17,2 persen).

Barulah sebagai wakil tuan rumah, Piaggio berada di posisi ketiga dengan penjualan mencapai 90.675 unit (+22,9 persen).

Baca Juga: EICMA Rebranding, Kini Ganti Nama Menjadi Pameran Roda Dua Internasional

Yamaha NMax sebagai salah satu skutik favorit di Eropa. Sebagai ilustrasi [RideApart].

Uniknya, moge atau motor gede Harley-Davidson justru mengalami rapor buruk. Perusahaan asal Amerika Serikat itu kehilangan sekitar 24,2 penjualannya enam bulan pertama 2021. Hal ini diakibatkan masalah pengiriman sepeda motor ke sejumlah negara Eropa karena harus diimpor dari Negeri Paman Sam.

Angka tadi tentu merupakan pencapaian positif setelah tahun lalu mengalami penurunan drastis. Namun, sejumlah negara di Eropa masih belum menunjukkan adanya peningkatan penjualan sepeda motor.

Piaggio yang baru saja merayakan ulang tahun ke 75 Vespa menempati ranking ketiga untuk penjualan sepeda motor di Eropa semester pertama 2021. Sebagai ilustrasi [Piaggio Indonesia]

Seperti Swedia yang masih minus 25 persen, Finlandia yang minus 19 persen, dan Bulgaria yang minus 5 persen. Diprediksi, penjualan sepeda motor di Eropa kembali mengalami peningkatan pada semester kedua 2021 setelah kondisi pandemi perlahan mulai membaik.

Komentar