Suara.com - Toyota Land Cruiser 300 menjadi salah satu produk dari Toyota yang menjadi dambaan konsumen sejak diluncurkan. Terlebih, kehadirannya menandai 70 tahun suksesnya model Toyota Land Cruiser nan legendaris. Sayangnya, untuk kepemilikan disebutkan mesti bersabar dahulu.
Pasalnya peminat mobil ini harus menunggu tiga hingga empat tahun akibat kelangkaan semikonduktor.
Menurut laporan media lokal Negeri Matahari Terbit, Toyota Jepang bahkan sudah kewalahan untuk memenuhi permintaan konsumen.
Pemesanan dari SUV generasi terbaru ini sudah melebihi kapasitas produksi domestik sebesar 400 persen. Dari 20.000 pemesanan, hanya 5.000 unit yang sudah dikirim ke pelanggan.
"Pengiriman Toyota Land Cruiser 300 yang sangat dinanti oleh pelanggan akan tertunda. Sedangkan produksi Land Cruiser di Jepang telah dihentikan pada Agustus dan September karena pembatasan COVID-19 di Asia Tenggara yang berdampak pada menurunnya pasokan suku cadang," jelas Toyota dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Cars Guide.
Sebagai informasi, Toyota Land Cruiser 300 Series generasi terbaru menggunakan mesin 3.5L V6 twin turbo bensin dengan tenaga 415 daya kuda dengan torsi 650 Nm.
Tersedia juga varian disel 3.3L V6 twin turbo dengan tenaga 309 daya kuda dan torsi 700Nm. Keduanya dipadukan dengan transimisi otomatis 10-percepatan.
Dikutip dari Toyota Europe, tayangan perdana Toyota Land Cruiser 300 Series berlangsung 9 Juni 2021 dalam format online atau daring.
Model Toyota Land Cruiser 300 Series dibangun merujuk warisan 70 tahun Land Cruiser, dengan penjualan global dunia telah menembus angka 10 juta unit.
Baca Juga: Amerika Serikat dan Meksiko Sepakat Bersama-sama Garap Rantai Pasokan Chip Semikonduktor
Menggunakan platform GA-F baru, 300 Series menjadi Land Cruiser SW (station wagon) baru pertama sejak diperkenalkan Land Cruiser 200 Series pada 2007. Dengan peningkatan kinerja off-road dan kemampuan on-road, pengemudi dipastikan merasa nyaman dengan lintasan apa pun yang dipilih.
Berita Terkait
-
Jose Luis Chilavert: Kiper Legendaris Paraguay Pencetak 67 Gol!
-
Pasar Smartphone Global Q1 2026 Tumbuh 1 Persen, Samsung Kembali Jadi Raja, iPhone 17 Ikut Melejit
-
Bakso Lapangan Tembak Senayan: Legenda Kuliner yang Kini Hadir dengan Layanan Digital Lebih Praktis
-
Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI
-
Mencicipi Sop Buntut Cut Meutia, Kuliner Legendaris dengan Rasa Otentik | SERASA
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?
-
Plus Minus Pinang Honda Scoopy di 2026, Kenapa Skutik Ini Tetap Jadi Favorit Pengendara Wanita?
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli
-
Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik