Suara.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia atau KBRI Seoul di Korea Selatan kini telah resmi "Goes Electric" lewat pengadaan mobil listrik. Langkah ini adalah wujud konkret dari program Transformasi Hijau yang dicanangkan KBRI Seoul sejak awal 2021.
Dikutip dari kantor berita Antara, serah terima mobil listrik Hyundai IONIQ 5 secara simbolis dari Hyundai Motor Company kepada KBRI Seoul berlangsung pada 15 September 2021.
Penyerahan dilakukan oleh Penasihat Hyundai Motor Company, Duta Besar Kim Chang-beom kepada Duta Besar RI Seoul Umar Hadi.
Dalam sambutannya, Dubes Umar Hadi menyampaikan apresiasi atas dukungan Hyundai Motor Company terhadap program Transformasi Hijau yang diusung oleh KBRI Seoul.
"Sejak awal tahun, KBRI Seoul konsisten menjalankan program Go Green. Langkah progresif yang kami lakukan salah satunya dengan mengganti mobil operasional KBRI berbasis BBM dengan mobil listrik. Sebelumnya KBRI juga sudah memasang solar panel," jelas Dubes Umar Hadi.
Disebutkannya pula bahwa tiga tahun terakhir Pemerintah RI telah aktif mendorong pengembangan dan penggunaan kendaraan listrik.
"KBRI Seoul Goes Electric adalah lompatan besar bagi semua. Kita harus berani lakukan terobosan demi perubahan yang lebih baik sekaligus memberi solusi terhadap berbagai tantangan akibat perubahan iklim. KBRI Seoul berterima kasih kepada Hyundai Motor Company yang memiliki visi sama dalam misi ini," tandasnya.
Sementara Dubes Kim Chang-beom, mewakili Hyundai Motor Company menyatakan, KBRI Seoul dan Hyundai Motor Company telah "seirama" dalam menangani isu lingkungan dan perubahan iklim.
Baca Juga: Groundbreaking Pabrik Baterai EV Karawang, Ini Sambutan Hyundai Motor dan LG
Berita Terkait
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun
-
Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik
-
Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo
-
Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?
-
Terpopuler: 4 Mobil Seharga Aerox, Spesifikasi Motor Matic dan Mobil Kawasaki Harga Miliaran
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci