Otomotif / Mobil
Kamis, 23 September 2021 | 13:25 WIB
Ilustrasi mobil-mobil diparkir. (Shutterstock).

Dalam jangka panjang, mobil yang tidak dipanaskan akan mengakibatkan kebocoran kompresi dan berlanjut kepada overheating

Untuk itu kamu sebaiknya memanaskan mobil, setidaknya sekali dalam seminggu untuk menghindari kendala khususnya kompresi yang bocor.  

4. Pastikan Ban Mobil Memiliki Tekanan Angin yang Cukup

Ilustrasi perawatan ban mobil. [Elly Johnson/Unsplash]

Jangan sekali-kali mengabaikan hal ini, karena akan membuat ban kamu kempes dan mobil tidak dapat digunakan.

Sebaiknya kamu memeriksa kembali tekanan angin untuk menghindari ban bocor.

Walaupun dalam masa PPKM, ban kamu harus tetap dalam kondisi aman jika sewaktu-waktu mobil diperlukan.

5. Hindari Flat spot

Ilustrasi pengecekan ban mobil. (Istimewa)

Flat spot adalah masalah yang sering terjadi pada ban mobil, di mana kondisi ban mobil hanya bertumpu pada satu sisi saja sehingga bentuk ban tidak bulat seperti biasanya. 

Kondisi ini biasanya terjadi karena pengguna mobil hanya memanaskan mobil di tempat saja. Jika kondisi ini terus didiamkan maka akan timbul rasa tidak nyaman ketika berkendara, sebaiknya segera mengganti ban saat flat spot terjadi.

Baca Juga: PLN Berikan Diskon Tarif dan Tambah Daya Bagi Pemilik Home Charging Mobil Listrik

6. Pastikan Mobil Terparkir di Lokasi yang Aman

Ilustrasi: Parkir mobil. (Shutterstock)

Membiarkan mobil terparkir di garasi bukan berarti tanpa resiko. Ada baiknya jika kamu juga menyediakan peralatan keamanan mobil seperti kunci stir, alarm mobil dan gembok pada pagar rumah kamu.

Mobil yang diparkir di luar rumah biasanya memiliki resiko lebih tinggi, tidak hanya dari segi keamanan tapi juga resiko kerusakan cat dan bodi mobil yang terkena panas dan hujan.

Jika mobil kamu terparkir di luar garasi rumah, ada baiknya kamu memberikan perlindungan tambahan seperti penutup agar mobil terlindung dengan baik.

7. Tetap Memberikan Proteksi Asuransi Walau Mobil Nganggur

Ilustrasi asuransi (shutterstock)

Selain menyediakan peralatan keamanan, penting juga untuk melindungi mobil dengan asuransi. Proteksi asuransi akan memberikan kamu perlindungan finansial terutama dari tindak kejahatan pencurian.

Terdapat dua pilihan asuransi total loss only (TLO), asuransi yang akan menghindarkan kamu dari kerugian finansial jika mobil hilang karena dicuri dan all risk atau comprehensive yang menjangkau kerugian karena kehilangan dan kecelakaan.

Yang paling cocok di masa PPKM seperti saat ini adalah TLO, karena resiko kehilangan lebih besar dibanding resiko kecelakaan.

8. Mencabut Kabel Negatif Pada Aki untuk Menghindari Resiko Aki yang Melemah

Ilustrasi memeriksa aki mobil. [Shutterstock]

Kebanyakan orang membiarkan aki terpasang saat mobil terparkir lama, tanpa disadari hal ini dapat membuat aki menjadi melemah karena tidak ter-charge dengan sempurna.

Karena hal itu banyak orang juga yang melepaskan keseluruhan kabel aki, nyatanya hal ini juga dapat menimbulkan resiko berbahaya.

Yang harus diterapkan adalah dengan mencabut kabel negatif pada aki, dengan begitu aki tidak akan menjadi lemah dan mobil juga terhindar dari resiko berbahaya.

Merawat mobil sendiri dari rumah sebenarnya mudah untuk dilakukan. Hanya saja dibutuhkan ketelatenan dan kedisiplinan dalam melakukannya.

Jika kondisi mobil baik dan prima, maka kamu juga akan merasa nyaman saat berkendara dan juga harga jualnya pasti akan stabil. 

Load More