Suara.com - Putri komedian Tukul Arwana, Ega Prayudi, mengatakan bahwa ayahnya mengalami pendarahan otak. Hingga kini, lelaki 57 tahun itu masih dirawat di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur.
"Betul beliau saat ini masih dalam perawatan dokter. Mohon doanya ya mas," kata Ega kepada awak media, Kamis (23/9/2021).
Menurut WebMD, pendarahan otak merupakan jenis dari stroke. Kondisi ini disebabkan oleh pembuluh darah di otak yang pecah dan menyebabkan pendarahan lokal di jaringan sekitarnya.
Pendarahan ini dapat membunuh sel-sel otak.
Meski begitu, pendarahan otak juga dapat ditangani. Bahkan, beberapa pasien dapat sembuh total. Tetapi kesembuhan ini juga tergantung pada ukuran pendarahan dan jumlah pembengkakan di otak.
Sebelum itu, umumnya pasien akan menjalani tes pencitraan, seperti CT scan atau MRI, untuk melihat di mana letak pendarahan internal serta tempat berkumpulnya darah.
Pasien juga mungkin menjalani pemeriksaan neurologis atau pemeriksaan mata untuk memeriksa apakah ada pembengkakan di saraf optik atau tidak.
Sementara itu, perawatan pendarahan otak tergantung pada lokasi, penyebab, serta luasnya pendarahan.
Operasi mungkin dilakukan untuk mengurangi pembengkakan dan mencegah pendarahan lagi.
Baca Juga: Tukul Arwana Sudah Tak Sadarkan Diri Sebelum Dibawa ke Rumah Sakit
Dokter juga umumnya akan meresepkan obat-obatan, seperti obat penghilang rasa sakit, kortikosteroid, atau o smotics untuk mengurangi pembengkakan, serta antikonvulsan untuk mengontrol kejang.
Kondisi yang dialami Tukul Arwana membuat berbagai pihak terkejut karena sebelum dilarikan ke rumah sakit, Tukul terlihat baik-baik saja.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru