Suara.com - Pada Jumat (10/9/2021), Aipda Anwarudin yang bertugas di Sub Bagian Hukum Polres Sukabumi Kota tengah melintas di Jalan Raya Otista, Kecamatan Citamiang. Ia melihat sekumpulan warga tengah mengejar pelaku pencurian sepeda motor di rel kereta api.
Meskipun tugasnya di Polres Sukabumi Kota bukan di satuan reskrim, tetapi sebagai anggota Polri, tanpa pikir panjang Aipda Anwarudin langsung mengejar dan bergumul dengan tersangka yang terus mencoba melarikan diri.
Berhasil meringkus pencuri, Aipda Anwarudin harus mengamankan tersangka dari warga yang ingin main hakim sendiri. Ia langsung berkoordinasi dengan anggota Reskrim Polres Sukabumi Kota.
Pelaku pencurian sepeda motor itu belakangan diketahui adalah penjahat kambuhan. Dan berkat kecepatan dan kecekatan Aipda Anwarudin, residivis ini berhasil digiring ke sel penjara Mapolres Sukabumi Kota, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
Dikutip dari kantor berita Antara, Kepala Kepolisian Resor Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin memberikan penghargaan kepada Aipda Anwarudin.
"Penghargaan ini saya berikan kepada Aipda Anwarudin atas keberanian menangkap tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor, Anwarudin telah melaksanakan tugas melebihi tugas sehari-sehari," jelas ASKBP SY Zainal Abidin atas prestasi salah satu personelnya itu, di Mapolres Sukabumi Kota, Senin (28/9/2021).
"Alhamdulillah, pelaku berhasil saya tangkap. Sebagai anggota Polri, sudah menjadi kewajiban saya untuk memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat," kata Aipda Anwarudin usai mendapatkan penghargaan.
Selain kepada Aipda Anwarudin, Kapolres Skabumi Kota juga memberikan penghargaan kepada personel lain, termasuk kepada sejumlah tenaga kesehatan dalam menangani penyebaran COVID-19.
Baca Juga: Rolls-Royce Motor Cars Paparkan Perjalanan Elektrifikasi Produk, Termasuk 103EX
Berita Terkait
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Tampang Frendry Dona, Bos Lab Vape Narkoba Buron yang Manfaatkan Celah Sistem Ojol!
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Punya Nyali! Pemerintah Kuasai Kembali Tanah Negara dari Pihak Lain Demi Bangun Hunian Rakyat
-
Polisi Berdarah di Perlintasan Rel Kereta Api Tanpa Palang Pintu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?