Suara.com - Sepatu adalah alas kaki yang ideal bagi pengendara motor, karena mampu membungkus kaki dengan sempurna. Hal ini tentu akan berbeda jadinya ketika kita menggunakan sandal saat berkendara motor.
Meski praktis, pemakaian sandal untuk naik motor justru sangat berisiko. Memang ada kalanya pengendara motor membawa sandal sebagai jaga-jaga kalau hujan di jalan. Jadi, sepatu bisa disimpan dan berganti dengan sandal.
Namun sayangnya, seperti dikutip dari Wahana Honda, pengendara motor harus berhadapan dengan risiko di bawah ini ketika memilih untuk memakai sandal sebagai alas kaki waktu naik motor.
Risiko bahaya bila naik motor pakai sandal:
Risiko luka bakar
Tanpa terlindungi oleh sepatu, kaki berisiko mengalami luka bakar akibat tak sengaja menyentuh knalpot maupun blok mesin yang panas. Apalagi jika mengendarai motor sport.
Risiko tergores
Kaki pun berisiko mengalami luka gores jika hanya mengenakan sandal dan bukannya sepatu. Goresan ini bisa muncul akibat terkena kerikil beterbangan, maupun benda-benda tajam yang ada di jalanan. Misalnya saja ranting tanaman, maupun bagian kasar dari trotoar.
Risiko cedera
Baca Juga: Sindir Pemotor Lewat Media Sosial, Ridwan Kamil: Beli Motor tapi Tak Bisa Beli Akal Sehat
Selain potensi luka bakar dan tergores, ada risiko cedera yang harus dihadapi jika tidak mengenakan sepatu waktu naik motor. Cedera bisa muncul apabila kaki tersenggol kendaraan-kendaraan lain di sekitar. Selain itu, apabila terjatuh, risiko cedera menjadi lebih besar karena kaki tidak terlindung seperti halnya jika mengenakan sepatu.
Rekomendasi model sepatu buat naik motor
Sepatu yang aman untuk mengendarai motor adalah yang modelnya menutupi mata kaki, karena mampu melindungi jari, tumit, bagian kaki lain, hingga pergelangan kaki sekaligus. Untuk naik motor bebek maupun sport, gunakanlah sepatu dengan hak, yang dapat menjaga grip di antara sepatu dan footstep.
Berita Terkait
-
Mudik Naik Motor Tahun Ini? Baca Ini Dulu Sebelum Berangkat
-
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
-
Pabrik Alas Kaki di Jombang Pakai PLTS, Kapasitas Tembus 3,7 MWp
-
5 Tipe Motor yang Tak Layak untuk Mudik Jarak Jauh Saat Lebaran
-
Standar Baru Hunian Modern: Pengalaman, Kesehatan, dan Desain Masa Depan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Inilah 10 Merek Mobil Terlaris Januari hingga Maret 2026, Honda Dapat Rapor Merah
-
Motor Matic Honda Terbaru Apa Saja? Ini 8 Tipe Paling Dicari
-
4 Mobil Listrik dengan Ground Clearance Tinggi, Gak Takut Jalan Rusak
-
Daftar Harga Motor Listrik Polytron April 2026, Mulai Rp11 Jutaan
-
Dominasi Tim Toyota Gazoo Racing Indonesia di Seri Pembuka Kejurnas Sprint Rally 2026
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru
-
Siap Ganti Mobil? Simak Pricelist Terbaru Toyota April 2026 dari MPV, SUV, hingga EV
-
Alternatif Nmax dan PCX, Intip Daftar Harga Motor Listrik Alva, Mulai Berapa?
-
Pasar Otomotif Nasional Lesu Angka Penjualan Mobil Maret 2026 Kembali Terjun Bebas
-
Mobil Listrik Jaecoo Buatan Negara Mana? Cek 4 Tipe Terlaris, Harga Mulai Rp200 Jutaan