Suara.com - Pameran otomotif GIIAS 2021 dipastikan siap digelar pada 11 - 21 November, di ICE BSD, Tangerang Selatan.
Namun disampaikan Project Director Seven Event, Agus Riyadi, bahwa pameran tahun ini sedikit berbeda. Karena pameran akan berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat.
"Memang, ada yang berbeda di penyelenggaraan tahun ini. Karena menjadi tuntutan protap pameran saat pandemi. Ada persyaratan dari instansi berwenang," ujar Agus Riyadi, dalam acara Ngobrol Virtual Santai atau Ngovsan bersama Forwot.
Dijelaskan Agus Riyadi, persyaratan utama untuk masuk GIIAS wajib sudah melakukan dua kali vaksin. Aturan ini menurutnya sudah tertulis di dalam surat protap (prosedur tetap).
Kemudian kedua, harus ada aplikasi PeduliLindungi dan ada pembatasan kapasitas. Pembatasan kapasitas resminya masih menunggu dari Pemerintah Kabupaten.
"Hal lain yang harus diperhatikan, jaga jarak, scan suhu, dan protap kesehatan yang umum," terangnya.
Sebagai informasi, tiket masuk GIIAS 2021 hanya tersedia di aplikasi GIIAS Auto360 dengan kehadiran pengunjung dibagi dalam tiga sesi setiap harinya, hal ini untuk memastikan tidak ada kerumunan di area masuk pameran.
Selain itu aplikasi GIIAS Auto360 juga menawarkan berbagai kemudahan untuk pengunjung dengan tiga segmen utamanya, yaitu sebagai exhibition hub, marketplace khusus produk otomotif, juga platform berita dan informasi industri otomotif.
Baca Juga: Jelang GIIAS 2021: Toyota Usung Produk Elektrifikasi sampai Otonom Olimpiade Tokyo 2020
Berita Terkait
-
IIPE 2025: Mr Vet dan Bite of Wild Termasuk Brand Pet Food dengan Pertumbuhan Pasar Terbaik
-
Mengenal Lebih Dekat Talent hololive Indonesia: 9 Personaliti, 9 Cerita, 1 Panggung Virtual
-
Lewat Akselerasi Ekspor Digital di TEI 2025, Bank Mandiri Perkuat Peran Mitra Strategis Pemerintah
-
Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Kebangkitan Industri MICE Indonesia
-
War Tiket Anti Gagal: 7 Jurus Jitu Biar Gak Cuma Dapet Tulisan Sold Out
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif