Suara.com - Banyak produsen mobil terpaksa memperlambat atau menghentikan sementara produksi akibat terjadinya kelangkaan chip semikonduktor.
Dikutip dari kantor berita Antara, sekitar dua pekan lalu General Motors dan Ford melaporkan laba yang lebih rendah karena krisis chip semikonduktor.
Kedua raksasa otomotif Amerika Serikat ini memperingatkan bahwa krisis kemungkinan akan berlanjut hingga 2022.
Volkswagen juga melaporkan penurunan laba pada kuartal ketiga karena kekurangan chip. Sebuah situasi yang membuat pabrikan otomotif Jerman itu tidak dapat memenuhi permintaan untuk pengiriman mobil.
Kekinian, salah satu produsen otomotif kenamaan Jepang, Honda menurunkan perkiraan laba tahun ini pada Jumat (5/11/2021) waktu setempat. Alasannya juga senada, kekurangan chip dan masalah rantai pasokan yang melanda produsen mobil di seluruh dunia.
Pengumuman itu datang ketika perusahaan mencatat penurunan laba bersih pada kuartal Juli-September. Meskipun laba bersih semester pertama didukung oleh hasil yang lebih kuat yang terlihat dalam tiga bulan sebelumnya.
"Lingkungan bisnis eksternal akan tetap menantang selama tahun fiskal ini terutama karena pandemi COVID-19, kekurangan pasokan suku cadang tertentu termasuk semikonduktor dan peningkatan biaya bahan baku," jelas Honda Motors Corporation dalam sebuah pernyataan, yang dikutip kantor berita Antara dari The Japan Times, Minggu (7/11/2021).
Honda menurunkan perkiraan laba bersih menjadi 555 miliar yen atau sekitar Rp 70 triliun dari perkiraan sebelumnya 670 miliar yen (Rp 84,5 triliun).
Laba bersih turun 31 persen year-on-year (YoY) di kuartal kedua. Tetapi pendapatan semester pertama jauh lebih baik dengan kenaikan laba bersih 143 persen dari periode enam bulan yang sama tahun lalu atau mencapai 389,2 miliar yen (Rp 49 triliun).
Baca Juga: Terjadi Banjir Pesanan Honda S660 Setelah Model ini Dikabarkan Segera Stop Produksi
Laba operasional di semester pertama juga naik 161 persen menjadi 442,1 miliar yen (Rp55,8 triliun).
"Ini terutama disebabkan oleh efek positif dari peningkatan penjualan unit, upaya pengurangan biaya, dan efek mata uang yang menguntungkan," jelas Honda.
Selain menurunkan perkiraan laba bersih, produsen mobil itu juga memangkas proyeksi laba operasionalnya menjadi 660 miliar yen (Rp 83 triliun) dari perkiraan sebelumnya sebesar 780 miliar yen (Rp 98 triliun).
Sementara perkiraan penjualan saat ini terlihat di angka 14,60 triliun yen (Rp 1,8 kuadriliun), turun dari perkiraan sebelumnya 15,45 triliun yen (Rp 1,9 kuadriliun).
Berita Terkait
-
Ford Indonesia Perluas Jaringan Purna Jual dengan Resmikan Layanan Servis 2S di Bekasi
-
Daftar Harga Motor Matic Yamaha, Honda, dan Suzuki Januari 2026
-
Solusi Jalan Rusak di Awal Tahun, Update Harga Motor Trail per Januari 2026
-
5 Mobil Bekas Double Cabin yang Lebih Murah dari Ford Ranger, Tetap Tangguh dan Nyaman
-
5 Mobil Bekas untuk Pemula 70 Jutaan: Onderdil Mudah Dicari, Irit BBM dan Praktis
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Syarat dan Cara Mutasi Kendaraan Terbaru Januari 2026 Agar Bayar Pajak Lebih Tenang
-
Dari 'Bakpao' hingga 'Joker': Segini Harga Lengkap Toyota Yaris dari Masa ke Masa
-
Laku 400 Ribu Unit, BYD Justru 'Suntik Mati' Mobil Terlaris Ini
-
Berapa Harga Mobil Termurah Mazda di 2026? Siapin Duit Segini
-
Lupakan Avanza! Ini Alasan Toyota Sienta Jadi MPV Paling Praktis
-
Ford Indonesia Perluas Jaringan Purna Jual dengan Resmikan Layanan Servis 2S di Bekasi
-
Darion EV vs Cloud EV Bikin Gamang? Simak List Harga Mobil Wuling Terbaru 2026
-
Harga Toyota Kijang Super di Tahun 2026: Cocok untuk Pendamba Mobil Keluarga, Seberapa Murah?
-
Mending Mana Dibanding Fortuner? Segini Harga Seken dan Konsumsi BBM Toyota Harrier
-
Daftar Harga Motor Matic Yamaha, Honda, dan Suzuki Januari 2026