Suara.com - Pameran kendaraan listrik Indonesia Electric Motor Show atau IEMS 2021 akan diikuti oleh sekitar 30 perusahaan otomotif, demikian dikatakan Kepala Kantor B2TKE BRIN Barman Tambunan yang juga menjadi Ketua IEMS 2021.
Di antara 30 perusahaan otomotif itu terdapat beberapa raksasa otomotif dunia seperti Toyota, Hyundai, Wuling dan produsen motor listrik lokal Gesits. Pameran itu juga akan diikuti kampus dan PLN.
"Technical meeting IEMS 2021 hari ini diikuti oleh 30 perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam pameran terbesar kendaraan listrik, di antaranya Toyota, Hyundai, Gesits, Wuling, DFSK, beberapa kampus, PLN, dan peserta lainnya," ujar Barman dalam keterangan tertulis yang disitat dari Antara, Jumat (12/11/2021).
IEMS 2021, yang diinisiasi BRIN melalui Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE), akan mengambil tema Innovation for Better Future e-Mobility. Pameran digelar di Serpong selama 24 – 26 November.
Barman mengatakan IEMS 2021 akan menjadi ajang untuk memperluas jaringan dengan periset kendaraan listrik berbasis baterai dan para pengambil keputusan. Para ahli juga akan saling berbagi ilmu dan pengetahuan melalui seminar dan talkshow.
Ajang pameran kendaraan listrik untuk kali kedua ini didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, Dewan Energi nasional (DEN), PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), PT LEN Industri (Persero), PT Wijaya Karya Industri Manufaktur (WIMA).
Lebih lanjut Barman bilang bahwa IEMS 2021 akan diresmikan oleh Kepala Brin, Laksana Tri Handoro dan Megawati Soekarno Putri yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN.
Berita Terkait
-
Stasiun Pengisian Daya Kendaraan Listrik Cepat Bertambah di Jakarta, Isi Daya Hanya 15 Menit
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Makin Mudah Punya Kendaraan Listrik, Pameran Ini Tawarkan Beragam Kemudahan
-
Kerusakan Habitat Ancam Jahe Endemik Pulau Jawa, Bagaimana Penelitian DNA Bantu Menyelamatkannya?
-
Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra
-
Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil
-
Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang
-
Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?