Suara.com - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) untuk menjalin komitmen bersama mengenai keselamatan berkendara.
Customer and Product Service Division Head Astra Isuzu Heri Wasesa mengatakan, pihaknya menyadari bahwa kendaraan niaga masih menjadi kontributor terbesar kecelakaan di Indonesia hingga saat ini.
Menurutnya, penyebab utama kecelakaan tersebut adalah faktor internal atu person yang kurang memiliki kemampuan atau kompetensi dalam mengendarai kendaraan niaga.
Heri juga mengatakan bahwa sebagai mitra bisnis, Isuzu ingin hadir tidak hanya dalam memberikan kenyamanan dan keamanan dari sisi produk tetapi juga pada setiap costumer dalam menjalankan bisnisnya, terutama untuk memastikan keamanan dan keselamatan pengemudi selama berkendaraan.
"Kami punya sebuah program namanya Training Driver, training ini salah satunya adalah bagaimana berkendara dengan aman. Jadi kami tidak hanya memperhatikan faktor kendaraan saja, tapi juga mengkolaborasikan faktor human dengan faktor kendaraan," kata Heri di GIIAS 2021 di ICE BSD Tangerang, Jumat (12/11/2021).
Secara virtual, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengapresiasi langkah Isuzu untuk berkomitmen dalam meningkatkan keselamatan berkendara. Budi berharap, hal itu dapat memberikan kontribusi besar untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan niaga.
"Semoga ini menjadi kontribusi besar dalam mengurangi kecelakaan. Banyak kasus kecelakaan kendaraan niaga disebabkan oleh pengemudi yang kurang terampil. Dengan ini, semoga bisa mengurangi," kata Budi.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan mengatakan bahwa program pelatihan pengemudi untuk berkendara secara aman yang dilakukan Isuzu dapat berkontribusi dalam mengendalikan angka kecelakaan.
"Memang faktor yang menyebabkan kecelakaan ini terutama masalah sumber daya manusia (SDM). Di sinilah pentingnya kita mengadakan training, melakukan edukasi. Kemudian kendaraan juga punya spesifikasi sehingga perlu penguasaan teknologi yang ditransfer kepada pengemudi kita," ujar Gemilang.
Heri menambahkan, Training Driver tersedia di seluruh cabang Isuzu tanpa biaya. Dia berharap, langkah tersebut dapat menurunkan angka kecelakaan sekaligus berkontribusi positif terhadap keberlangsungan bisnis.
Baca Juga: Harga Tinggi Masih Jadi Tantangan Penjualan Sepeda Motor Listrik
"Kami siap berkontribusi menjaga kendaraan dan perilaku pengemudi untuk berkendara aman. Kita berharap para pengemudi bisa berkendara dengan benar, hemat bahan bakar, menjaga keawetan kendaraan agar bisa tahan lama dan aman di jalan," ujarnya. [Antara]
Berita Terkait
-
Isuzu Indonesia Incar Market Share Lebih dari 30 Persen Tahun 2026
-
Komparasi Mahindra Scorpio Pick Up vs Isuzu Traga Untuk Kendaraan Operasional
-
Isuzu Indonesia Perkuat Dominasi Pasar Kendaraan Niaga Menuju Tahun 2026
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
7 Mobil Bekas Under 100 Juta Ini Suspensinya Empuk, Stabil Kalau Nggak Ngebut, Bikin Keluarga Nyaman
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Dampak Banyak Kendaraan Mogok, Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Pertalite di SPBU Bekasi
-
Terpopuler: 5 Mobil Mudik Anti Mual, Pilihan Mobil Irit dan Nyaman untuk Keluarga Kecil
-
Mitsubishi Indonesia Persiapkan Produksi Lokal Mobil Hybrid di Awal Tahun Ini
-
Lebih dari 5000 Unit Mobil Listrik Geely EX2 Siap Penuhi Jalanan Indonesia
-
Strategi Maxxis Perkuat Pangsa Pasar Luar Jawa Lewat Pendekatan Komunitas
-
Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya
-
5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau
-
Toyota Calya 1 Liter Berapa KM? Ini Konsumsi BBM, Harga Baru vs Bekas Bak Langit dan Bumi
-
5 Mobil Murah dengan Fitur Keyless: Ringan di Kantong dan Anti-Dicolong
-
Heboh Pencurian Model Baru, Kenali Fungsi ID Tag Motor Keyless