Suara.com - PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) berhasil memperluas jangkauan ekspor dengan mulai melakukan pengiriman ke Irak.
Di tahap awal, Suzuki akan melakukan pengiriman sebanyak 20 unit yang mulai dilakukan pada November tahun ini.
"Kami sudah terima untuk beberapa bulan ke depan. Satu tahun ini kami harapkan berlanjut untuk menambah jumlah destinasi di Middle East," kata Domu Arisanto, Head of 4W Export PT SIM, di area GIIAS, ICE BSD, Tangerang Selatan, baru-baru ini.
Menjangkau negara-negara di kawasan Timur Tengah memang menjadi salah satu strategi Suzuki untuk urusan ekspor.
Perusahaan asal Jepang itu berusaha menembus negara yang belum banyak diisi oleh mobil buatan Indonesia.
"Sudah kami buktikan dengan Irak, kami sudah diaudit dan produk kami disukai, kabin okay, performance juga, dan mereka mau menerima barang produksi kami," kata Apriyanto, Production Planning Control Assistant Department Head PT SIM, di kesempatan yang sama.
Timur Tengah bukan satu-satunya wilayah yang dibidik Suzuki untuk mengekspor mobil buatan Indonesia. Adapula beberapa negara di Amerika Latin dan Karibia, serta Paraguay yang tengah disasar.
Sebelum Irak, Suzuki sudah melakukan ekspor ke sejumlah negara Timur Tengah seperti Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Qatar. Untuk modelnya sendiri, New Carry masih menjadi produk yang paling diminati.
Baca Juga: Suzuki Urungkan Niat Isi Segmen Motor Trail, Apa Kabar DR 150?
Selain itu ada Suzuki XL7 dan Ertiga. Untuk sepeda motor, Suzuki GSXR, dan Suzuki GSXS masih menjadi produk yang paling diminati untuk pasar mancanegara.
Berita Terkait
-
Kondisi Rupiah Kian Memburuk, Keponakan Prabowo Bisa Apa?
-
Saling Kunci di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis ke Level USD 101
-
Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz
-
Timur Tengah Gencatan Senjata, Jet Tempur Myanmar Bombardir Wilayah Thailand
-
AS Mulai Ketar-ketir, Bakal Terpukul Jika Harga Bensin Tembus 3 Dolar
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
6 Trik Mengatur Kecepatan Sepeda Listrik agar Baterai Awet Seharian
-
4 Cara Menghilangkan Jamur di Kaca Sunroof yang Membandel, Kembali Kinclong Modal Murah
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Maxdecal Foodie Sasar UMKM Kuliner Indonesia Timur Bareng Pasutri Touring
-
5 Rekomendasi Unicycle Murah untuk Berangkat Kerja, Jarak Tempuh Mulai 20 Km
-
Honda Menyerah dan Putuskan Stop Penjualan Mobil Baru
-
5 Sepeda dan Skuter Listrik Cocok untuk Dibawa Naik KRL, Harga Ramah Gaji UMR
-
Kenapa Honda Angkat Kaki dari Korea?
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Siap - Siap Bayar Pajak Mulai Mei 2026
-
Honda Kibarkan Bendera Putih, Tren Mobil Listrik Bikin Pabrikan Sengsara