Suara.com - Beberapa saat lalu, terjadi beberapa kabar viral di media sosial menyangkut sepak terjang Polisi. Bagi yang melakukan pelanggaran, akan mendapatkan sanksi. Demikian dikutip dari kantor berita Antara.
"Anggota yang melanggar seperti polisi minta bawang, polisi salah tilang orang bawa sepeda di bagasi, polisi menggunakan mobil dinas untuk pacaran itu sudah kita tindak semua. Jadi imbang, yang berprestasi kita berikan penghargaan, dan yang melanggar kita berikan tindakan hukuman," jelas Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.
Ia juga menyatakan bahwa dirinya terus menanamkan filosofi Polisi lalu lintas atau Polantas kepada jajarannya. Yaitu peran Polisi sebagai pengayom dan penolong masyarakat.
"Saya menanamkan filosofi dan berusaha mengubah imej polantas di Polda Metro Jaya, bahwa Polantas harus tampil sebagai penolong dari pada sebagai penegak hukum," jelas Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo dalam siaran langsung di Instagram @antaranewscom, Selasa (23/11/2021).
Ia memahami, bahwa tidak ada satu pun orang yang senang ditilang dan makin banyak Polisi menilang akan semakin banyak masyarakat yang tidak suka dengan Polisi lalu lintas.
Karena itu, Dirlantas Polda Metro Jaya ini menginstruksikan kepada jajarannya untuk mengedepankan perannya sebagai pengayom masyarakat.
"Sosok sebagai pengayom dan penolong orang ini yang harus ditampilkan, seperti menolong masyarakat yang mobilnya mogok, ban kempes, dan kehabisan bensin. Polantas juga menolong orang mau ke rumah sakit, mau melahirkan terjebak macet, orang sakit di bus. Sosok itu yang harus dimunculkan ke publik," tandasnya.
Kemudian, untuk memastikan instruksi tadi bisa terlaksana, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo memastikan akan ada penghargaan bagi anggota polantas berprestasi dan hukuman terhadap anggota yang melakukan pelanggaran.
Baca Juga: Pengamat Otomotif: GIIAS Menjadi Pentas Carmaker Menyasar Konsumen Segmen Low MPV
Berita Terkait
-
Filosofi Pakai Dulu yang Ada: Bukan Ketinggalan Zaman, tapi Selamatkan Bumi
-
Mengenal Fang Sheng, Tradisi Melepas Makhluk Hidup saat Perayaan Waisak
-
Bermental Tangguh dan Berprinsip Teguh: Filosofi China di Buku Dao De Jing
-
Bye-Bye Macet! Mengapa Filosofi 10 Minute City Living Jadi Kunci Kualitas Hidup Modern
-
Menakar Filosofi Ki Hajar Dewantara di Era Kecerdasan Buatan, Masihkah Relevan?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium
-
Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat