Suara.com - Program mobil vaksin Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama dengan Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo turut membantu percepatan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Wonosobo.
Dikutip dari kantor berita Antara, Kepala Disparbud Kabupaten Wonosobo Agus Wibowo dalam siaran pers yang diterima di Wonosobo, Jumat (3/12/2021) menyebutkan mobil vaksin yang membawa 500 dosis vaksin ini ditujukan untuk mendukung program pemerintah mempercepat cakupan vaksinasi, khususnya bagi pelaku wisata di Wonosobo.
"Sasarannya masyarakat umum dan pelaku wisata, namun secara khusus kami berupaya mendorong agar para pelaku usaha pariwisata yang belum mendapat vaksin dosis pertama, bersedia memanfaatkan kesempatan vaksinasi gratis ini," papar Agus Wibowo.
Menurutnya, vaksinasi bagi para pelaku usaha wisata menjadi penting mengingat status PPKM di Kabupaten Wonosobo yang saat berada pada level 2 memungkinkan sejumlah daya tarik wisata dibuka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Agus Wibowo menjelaskan dengan semakin banyaknya pelaku wisata yang telah mendapatkan vaksin dosis pertama, pihaknya optimis potensi penularan COVID-19 di objek wisata dapat ditekan hingga titik terendah.
"Para pelaku wisata yang telah mendapat vaksin juga bakal meyakinkan para wisatawan yang berkunjung ke semua destinasi wisata dan pusat-pusat ekonomi kreatif Wonosobo sehingga mereka akan semakin mantap dan percaya diri," tandas agus Wibowo.
Adapun mobil vaksin yang digunakan berbasis commercial vehicle jenis mini truck. Salah satu sisi dibuka serta dilengkapi tangga. Agar bisa menampung lebih banyak calon penerima vaksin, di depan sisi terbuka ini dibuatkan semacam panggung dilengkapi kursi.
Mobil ini diberangkatkan dari Jakarta beberapa waktu lalu dan kekinian telah tiba di Jawa Tengah dan menangani pemberian vaksinasi di Wonosobo.
Baca Juga: GIIAS 2021 Akan Digelar di Surabaya, Mobil Kategori PPnBM DTP Juga Hadir
Berita Terkait
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Perempuan Penjaga Arus, Jalan Kebangkitan dari Tepian Sungai Bodri
-
'Meditasi Mata Air', Perempuan Wonosobo Tanam 1.000 Kopi untuk Kelestarian DAS Bodri
-
Dari Gladiator ke Pengusaha: Vicky Prasetyo Investasi 23 Vila Mewah di Wonosobo!
-
Indonesia Serius Garap Pariwisata Hijau, Kunci di Kualitas SDM
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
Terkini
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran
-
Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?
-
Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya
-
6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan
-
6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM
-
Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik
-
Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Suzuki Fronx Pajaknya Berapa? Ini Update Harganya Per Maret 2026
-
5 Rekomendasi Mobil SUV 7 Seater untuk Jangka Panjang