Suara.com - Memasuki musim penghujan pemilik mobil disarankan untuk mulai melakukan pengecekan beberapa komponen kendaraan yang menunjang aktivitas di jalan raya dalam musim hujan.
Hal ini perlu dilakukan mengingat kondisi jalan berubah 180 derajat dari kering menjadi licin sehingga berpotensi memicu kecelakaan.
Ditambah daya pandang pengemudi dan performa mobil ikut menurun, berikut beberapa komponen mobil yang wajib diperiksa saat musim hujan.
Berikut lima (5) komponen yang wajib dicek saat musim hujan, seperti dikutip dari Auto2000:
Mengecek kondisi ban mengingat tugasnya yang berat dan tanpa kompromi. Bidang kontak ban dengan jalan sangat terbatas dan harus berputar setiap saat, di saat bersamaan kinerjanya menurun saat jalan licin.
Lakukan pengecekan rutin dengan prioritas utama pada tekanan ban. Tekanan ban yang pas memastikan telapak ban mendapatkan daya cengkeram yang optimal ke aspal jalan, khususnya di jalan licin.
Periksa ketebalan telapak ban via Tread Wear Indicator (TWI) di alur telapak ban. Selain itu, bersihkan telapak ban dari kerikil supaya tidak mengganggu kinerja ban. Lanjut periksa dinding ban dari potensi sobek atau benjol.
Kaki-Kaki Mobil
Baca Juga: 5 Langkah Persiapkan Mobil Mengungsi dan Hadapi Kondisi Darurat Banjir
Sistem suspensi yang lemah, seperti karet bushing shock absorber yang pecah atau bahkan peredam kejutnya rusak, akan membuat mobil susah dikendalikan dan mengurangi kenyamanan penumpang.
Sedangkan sistem kemudi yang bermasalah juga membuat pengemudi sulit untuk mengendalikan arah mobil.
Jangan lupa lakukan spooring dan balancing di bengkel resmi terdekat untuk menjaga kondisi ban dan kaki-kaki mobil.
Saat musim kemarau wiper nyaris tidak pernah digunakan, ditambah karetnya mendapatkan paparan panas sinar matahari dan debu sehingga getas.
Selain tidak sanggup bekerja optimal, karet wiper yang getas juga memiliki potensi menimbulkan baret yang sangat mengganggu di kaca mobil.
Tag
Berita Terkait
-
Siasat Produsen Ban Gajah Tunggal Bertahan dari Lonjakan Biaya Produksi
-
Komunitas Dermaga Diri: Ruang Aman untuk Pulih dari Luka Batin
-
Tips Menjaga Kacamata Tetap Aman di Tengah Aktivitas Padat dan Mobilitas Tinggi
-
Ancam Hak Tanah dan Kriminalisasi Warga Adat, UU KSDAE Digugat ke MK!
-
Bulog Tegaskan Kualitas Beras Tetap Terjaga hingga Penjuru Timur Indonesia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung