Suara.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memberikan program after sales yang sama dengan Mitsubishi Xpander dan Mitsubishi Xpander Cross edisi sebelumnya yakni SMART Package.
Artinya, meski New Mitsubishi Xpander dan New Mitsubishi Xpander Cross lebih mahal dibandingkan model sebelumnya, namun biaya yang dikeluarkan untuk layanan aftersales tetap sama alias bebas biaya.
Director of Aftersales Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, Eichiro Hamazaki mengatakan, dengan adanya program layanan after sales justru membuat kedua mobil itu memiliki harga jual kembali yang lebih baik dan kompetitif.
"Tentu dari segi after sales kami mengejar kepuasan pelanggan dan keuntungan yang diberikan. Pembelian dua mobil baru, kustomer bisa menikmati paket yang ada seperti SMART Package hingga 50.000 atau 4 tahun," ujar Eichiro Hamazaki, dalam sesi virtual conference, belum lama ini.
Berdasarkan survei yang dilakukan, sambung Hamazaki-san, jika dibandingkan model Low MPV lainnya untuk biaya perawatan hingga 100.000 km, konsumen Xpander bisa mendapat keuntungan atau hemat 25 persen untuk maintenance cost.
Ditambah lagi adanya garansi kendaraan penuh selama 3 tahun 100.000 km.
"Ini bukti kami sangat percaya diri dengan mobil kami. Jadi konsumen tidak perlu khawatir tentang maintenance cost dalam waktu tertentu," ungkap Hamazaki-san.
Terakhir, ia menyatakan bahwa keuntungan paket SMART sangat terasa jika terjadi keadaan darurat.
Baca Juga: Melihat Sejumlah Ubahan di Balik New Mitsubishi Xpander Cross
"Kami punya customer service 24 jam yang siap membantu. Kami berupaya memberikan kenyamanan bagi seluruh customer," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Xiaomi Kenalkan Mesin Cuci Pintar dengan Layar Sentuh, Bisa Terhubung Aplikasi
-
Xiaomi TV FX Mini LED Bersiap ke Pasar Global, Ini Bocoran Fiturnya
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Smart Lock Ezviz Terbaru Resmi Meluncur, Bisa Buka Pintu Pakai Wajah dan Telapak Tangan
-
Astra UD Trucks: Sebelum Listrik, Pengembangan Truk Fokus ke Teknologi Cerdas
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Berubah per 1 Juni! Intip Rincian Harga Terbaru BBM Pertamina yang Resmi Turun Harga
-
5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
-
Strategi Mobil Hybrid Dongkrak Penjualan Suzuki Meski Carry Tetap Dominan
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas