Suara.com - Direktur Eksternal Affairs PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam menyatakan bahwa sepanjang 2021 Toyota telah mengirimkan mobil buatan Indonesia ke 80 negara meliputi Amerika, Afrika, Asia hingga UEA sebanyak 188.000 unit, atau pulih 90 persen jika dibandingkan dengan pencapaian sebelum pandemi pada 2019.
Dikutip dari kantor berita Antara, Toyota mendukung rencana pemerintah untuk memperluas ekspor otomotif ke Australia, yang akan berkontribusi positif terhadap industri otomotif nasional.
Untuk itu, di 2022 TMMIN memiliki dua rencana utama. Yaitu mendukung perluasan ekspor otomotif ke Australia dan mulai memproduksi mobil hybrid di pabrik Karawang, Jawa Barat.
"Kami selalu mendukung upaya peningkatan kinerja ekspor produk otomotif dalam negeri dan selalu menjajaki peluang tujuan ekspor yang lebih besar. Terkait ekspor ke Australia silakan hubungi Menteri Perindustrian untuk informasi lebih detail," kata Bob Azam pada Jumat (28/1/2022).
Sejak berlakunya kemitraan komprehensif Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA), Indonesia berpotensi meningkatkan produk ekspor di sektor otomotif, kayu dan turunannya termasuk kayu dan furnitur, perikanan, tekstil dan produk tekstil, sepatu, alat komunikasi dan peralatan elektronik.
Ekspor otomotif ke Australia dinilai potensial karena Ford Motor Company di Negeri Kanguru tutup di 2016, menyusul General Motors untuk Holden, dan Toyota pada 2017 seperti disebutkan Reuters.
Lebih lanjut, Bob Azam menjelaskan mobil berjenis Sport Utility Vehicle (SUV) seperti Toyota Fortuner, Toyota Rush, serta Toyota Raize menjadi andalan ekspor PT TMMIN dengan pencapaian 90 ribu unit ekspor di tahun lalu.
Sementara ekspor tipe sedan, hatchback, dan Low Cost Green Car atau LCGC meliputi Toyota Vios, Toyota Yaris, dan Toyota Agya mencapai 62 ribu unit. Sedangkan mobil multiguna (MPV) Toyota Kijang Innova, Toyota Sienta, Toyota Avanza, dan Toyota Town/Lite Ace mencapai 36 ribu unit.
Selain membidik ekspor ke Australia, PT TMMIN juga menyatakan akan memproduksi mobil bermesin hybrid di pabrik Karawang, Jawa Barat.
Baca Juga: Mazda CX-50 Mulai Diproduksi di Amerika Serikat, Hasil Kolaborasi dengan Toyota
"Tahun ini kami akan memulai aktivitas produksi lokal kendaraan elektrifikasi (hybrid) di Pabrik Karawang untuk pasar domestik dan ekspor," kata Bob Azam tanpa memerinci jenis pun model.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
5 Motor Bekas Tangguh di Bawah Rp10 Juta untuk Perantau yang Mau Cari Kerja di Jakarta
-
Lebih dari 2 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta Pada Arus Balik Mudik Lebaran 2026
-
Arai Agaska Siap Hadapi Debut Seri Perdana World Sportbike 2026 di Sirkuit Portimao Portugal
-
Isuzu D-Max EV Meluncur Tanpa Mesin Diesel dengan Banderol Rp 800 Jutaan
-
Honda Siapkan Motor Sport 400cc Terbaru dengan Teknologi E-Clutch yang Bikin Penasaran
-
Lebih Murah dari Honda BeAT? Segini Harga Motor Listrik Indomobil e-Motor Maret 2026
-
Berapa Harga Motor Listrik United? Mulai 5 Juta, Jarak Tempuh Lintas Kecamatan hingga Antar Provinsi
-
Daftar Harga Motor Polytron 2026: Pekerja Kantor Bagus Beli Fox-S atau Fox-R?
-
Mumpung Belum Terlambat: Apakah Mobil Wajib Dilaporkan ke Coretax?
-
Kebiasaan Sepele Pemilik Kendaraan yang Bisa Bikin Harga Jual Mobil Bekas Jadi Murah