Suara.com - Pabrikan kendaraan listrik BYD memperkenalkan bus sekolah listrik Tipe A baru untuk pasar Amerika Serikat. Kapasitas angkut kendaraaan ini mencapai 30 siswa.
Dikutip kantor berita Antara dari Hindustan Times pada Senin (31/1/2022), bus nol-emisi baru buatan produsen asal China ini memiliki jangkauan 225 km dalam sekali pengisian daya.
Sumber daya bus listrik berasal dari baterai lithium iron phosphate (LFP), yang dapat diisi ulang dengan dua tingkat yang berbeda. Yaitu tipe pengisian cepat DC 150 kW serta pengisian AC fase tunggal 19,2 kW.
Menurut BYD, bus bertenaga baterai dapat memangkas biaya bahan bakar 60 persen dibandingkan kendaraan diesel, juga memotong biaya perawatan 60 persen.
"Kemampuan pengisian bus Tipe A kami adalah dua arah. Bus sekolah dapat diisi dayanya semalaman saat permintaan energi rendah, dan energi bersih bebas emisi dapat dimasukkan kembali ke dalam kelas selama jam sekolah saat bus diparkir dengan menjaga ruang kelas tetap terang dan siswa serta guru tetap terhubung," kata Kepala Solusi Teknologi Total BYD Samuel Kang, tentang teknologi baru yang disematkan di bus ini.
Teknologi itu adalah Vehicle-to-Grid (V2G). Di mana kendaraan bisa berfungsi sebagai sumber daya penyimpanan saat tidak mengangkut siswa.
Kendaraan ini juga bisa dilengkapi liftgate yang mampu mengangkat bobot hingga 362 kg. Sebuah kelengkapan yang sangat membantu dalam antar-jemput siswa penyandang disabilitas.
Bus memiliki dimensi panjang dalam pilihan 8,1 m, 7,3 m, serta 6,7 m sehingga bisa disesuaikan untuk rute pengangkut siswa yang lebih sedikit.
Fitur keselamatan standar pada bus termasuk bodi konstruksi baja berkekuatan tinggi, kontrol stabilitas elektronik untuk membantu penanganan, dan sistem pengereman elektronik untuk memastikan gaya rem yang lebih merata.
Baca Juga: Menteri BUMN Siap Pertemukan Pembuat Mobil Listrik E.V.U 01 Unila dengan PT Pindad
Bus ini juga dilengkapi sabuk bahu pangkuan 3 titik, kursi anak terintegrasi, dan pengaman portabel.
Berita Terkait
-
DPR Soroti Rencana Presiden Kirim 8000 Pasukan TNI ke Gaza Berisiko dan Mahal
-
Toyota Hingga BYD Diganjar Penawaran Spesial di ACC Carnival
-
M6 Cocok Jadi Mobil Keluarga untuk Mudik? Simak Daftar Harga Mobil BYD Februari 2026
-
Beli BYD M6 atau Toyota Innova Zenix? Cek Komparasi Cicilan dan Operasionalnya
-
BYD Dominasi Pasar Mobil Listrik Indonesia Lewat Dua SUV Baru di IIMS 2026
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Apakah Beli Mobil Bekas Harus Balik Nama? Cek 5 Rekomendasi MPV di Bawah Rp70 Juta
-
IIMS 2026 Buktikan Keberhasilan Transformasi Pameran Otomotif Berbasis Kolaborasi Industri
-
Tak Sebatas Sektor Otomotif, IIMS 2026 Gerakkan Pariwisata Indonesia dan Ekonomi Kreatif
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta