Suara.com - Prediksi dan langkah-langkah strategis berbagai carmaker terus bergulir mengantisipasi dampak virus Corona di sektor otomotif. Khususnya untuk pengadaan chip semikonduktor. Komponen yang dibutuhkan di sektor industri otomotif maupun elektronik atau teknologi.
Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, salah satu raksasa otomotif Jerman, Volkswagen, tidak melihat kekurangan global akan chip semikonduktor berakhir tahun ini. Meskipun seharusnya sedikit lebih mudah di paruh kedua, demikian kata anggota dewan perusahaan itu.
"Situasi yang bergejolak akan memengaruhi kami, setidaknya di luar paruh pertama tahun ini," ungkap Murat Aksel, Kepala Pengadaan di dewan Volkswagen dalam sebuah wawancara dengan Majalah Industri Automobilwoche, sebagaimana dikutip Reuters pada Senin (7/2/2022).
Produsen mobil di seluruh dunia telah terkena imbas dari kekurangan chip semikonduktor yang disebabkan oleh gangguan rantai pasokan COVID-19. Juga permintaan chip semikonduktor yang melonjak di perusahaan elektronik atau teknologi.
Murat Aksel mengatakan, jelas ada masalah struktural dengan permintaan akan terus naik di industri pembuatan mobil.
Dengan demikian, perlu fokus bekerja sama dengan industri chip semikonduktor untuk memastikan ketersediaan yang lebih baik, katanya.
Dan Murat Aksel menambahkan, seharusnya ketersediaan chip semikonduktor mempermudah carmaker dalam membuat prediksi yang andal pada 2023. Utamanya saat kapasitas produksi semikonduktor tersedia secara lebih online.
Sebagai catatan, carmaker terdampak kekurangan chip semikonduktor telah mengantisipasi dengan berbagai hal.
Contohnya sesama perusahaan Jerman seperti Volkswagen, yaitu BMW. Beberapa produk diluncurkan dengan opsi meniadakan beberapa fitur yang membutuhkan banyak chip semikonduktor.
Baca Juga: Kekurangan Chip Semikonduktor Diprediksi Bertahan Sampai 2022
Sementara Tesla melakukan reprogramming pada software dan menggunakan komponen pengganti.
Lantas Toyota, Hyundai, serta Mercedes-Benz memangkas beberapa model di lini produksi mereka dan memprioritaskan kategori tertentu untuk mengatasi keterbatasan chip semikonduktor.
Sementara itu, beberapa perusahaan penyedia chip semikonduktor, termasuk Intel telah menyatakan kesediaan untuk memproduksi lebih yang akan disalurkan ke berbagai carmaker untuk kelangsungan lini produksi. Salah satunya diungkap dalam ajang Consumer Electronics Show atau CES 2022 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat, 5 - 7 Januari.
Langkah lainnya, beberapa carmaker menggandeng langsung para penyedia chip semikonduktor dan mengadakan kerja sama eksklusif untuk pengadaan komponen penting itu.
Berita Terkait
-
Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi
-
AI Perparah Krisis Chip, Produksi Mobil Turut Terancam
-
Mobil 'Kodok' Lahir Kembali, Kini Hadir dengan Mesin Elektrik plus Fitur Canggih
-
Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya
-
Raksasa Otomotif Dunia Terguncang, Berencana Suntik Mati Separuh Model dan Lakukan PHK
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT
-
John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda
-
Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular
-
BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta
-
BRI Wellness Experience Dukung Kesehatan Fisik, Mental, dan Finansial Masyarakat
-
Komunitas, UMKM, dan Merchant Bersatu Dukung Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota
-
Menteri Pariwisata RI Apresiasi BRI Wellness Experience Sebagai Penggerak Wisata Wellness