Suara.com - Daihatsu berhasil mencetak market share tertinggi sepanjang sejarah keberadaan merek otomotif itu di Indonesia pada Januari tahun ini. Pangsa pasar Daihatsu pada bulan lalu mencapai 22,3 persen.
Pencapaian tersebut didukung oleh penjualan ritel sebanyak 17.506 unit pada Januari 2022 atau naik 83,7 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 9.528 unit.
Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso mengatakan pihaknya bersyukur dapat mengawali awal tahun ini dengan pencapaian market share tersebut.
“Mudah-mudahan ini menjadi awal atau starting point yang baik bagi Daihatsu di tahun 2022 ini. Kami ingin bisa mempertahankan posisi nomor dua, tahun ini adalah keempat belas kalinya,” katanya saat konferensi pers virtual pada Jumat (11/2/2022).
Jika merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Hendrayadi mengatakan market retail sales nasional menunjukkan kondisi pemulihan walaupun masih di bawah kondisi normal jika dibandingkan tahun-tahun sebelum pandemi.
Pada bulan lalu, pasar otomotif nasional mengalami kenaikan sekitar 45 persen menjadi sekitar 78 ribu unit, dibandingkan periode yang sama pada tahun 2021 lalu sekitar 54 ribu unit.
Penjualan Daihatsu pada bulan lalu didominasi oleh Sigra untuk jenis mobil penumpang sebanyak 4,9 ribu unit serta Gran Max Pick Up untuk jenis kendaraan niaga sebanyak 3,8 ribu unit. Keduanya menjadi mobil terlaris yang menyumbang 50 persen volume penjualan.
Jika dirinci, khusus pada jenis mobil penumpang penjualan Daihatsu secara berturut-turut antara lain Sigra (28 persen), disusul Ayla sebanyak 2,4 ribu unit (14 persen), All New Xenia sebanyak 1,9 ribu unit (11 persen), Terios sebanyak 1,3 ribu unit (8 persen), dan Rocky sebanyak 1,2 ribu (7 persen).
Sedangkan pada jenis kendaraan niaga, Gran Max PU berkontribusi sebesar 22 persen, disusul oleh GM MB (termasuk Blind Van) sebanyak 1,4 ribu unit (8 persen). [Antara]
Baca Juga: Daihatsu Ajukan 5 Model untuk Dapatkan Relaksasi PPnBM DTP
Berita Terkait
-
Ekspor Mobil Daihatsu Tembus ke 64 Negara dengan Tiga Model Paling Diminati
-
Dominasi Daihatsu di Segmen Harga Bawah Rp 300 Juta Belum Terbendung Pesaing
-
Budget Pas-pasan? Ini 5 Mobil Bekas 7 Seater Paling Irit dan Murah Buat Keluarga Muda
-
Daihatsu Bagi Hadiah Motor Hingga Mobil Lewat Program Kumpul Sahabat Serentak
-
Penjualan Mobil Daihatsu Tembus 46 Ribu Unit dan Kuasai Segmen Mobil Murah
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Honda Resmi Jual Super-ONE si 'Brio Listrik', Segini Harganya
-
BYD Bangun Pabrik di Eropa, Fasilitas Produksi VW Ikut Dicaplok
-
Terpopuler: Mobil Nissan Penantang HR-V, Pesona Motor Mirip Harley-Davidson
-
Sering Diabaikan! Begini Cara Merawat Rem Motor
-
Apa Beda Lis Biru di Bawah vs Samping pada Pelat Mobil Listrik? Berikut Faktanya
-
Pesona Suzuki Smash 2026: Fiturnya Humble tapi Disukai Pengoprek Balap
-
Nissan Siapkan Pesaing Honda HR-V dan Hyundai Creta: Mesin 1300cc Pakai Turbo
-
Modal Chery Q Jawab Kecemasan Calon Pengguna Mobil Listrik di Indonesia
-
Harga Mobil Listrik VinFast VF 8 Terjun Bebas, Fitur Krusial Apa Saja yang 'Disunat'?
-
Punya Dana Mulai 40 Juta? Ini 6 MPV 7 Penumpang Bermesin 'Badak' yang Pantang Masuk Bengkel