Suara.com - Dibandingkan menjaga jalur produksi fleksibel sesuai permintaan pasar, Mercedes-Benz berharap memiliki pabrik yang memproduksi kendaraan listrik (Electric Vehicle atau EV) secara eksklusif pada paruh kedua dekade ini.
Dikutip kantor berita Antara dari Reuters pada Selasa (22/2/2022), Mercedes-Benz memperkirakan beberapa jalur produksinya di pabrik beralih sepenuhnya memproduksi mobil listrik lebih cepat. Demikian dipaparkan Joerg Burzer, Kepala Produksi Mercedes-Benz dalam sebuah wawancara dengan Reuters.
"Membangun pabrik baru untuk kendaraan baterai listrik membutuhkan waktu. Kami telah mengambil pendekatan lain," jelasnya.
"Kami pasti akan memiliki beberapa lini yang hanya memproduksi kendaraan listrik dalam beberapa tahun ke depan. Juga seluruh pabrik beralih ke listrik. Inilah topik untuk paruh kedua dekade ini," kata Joerg Burzer.
Mercedes EQ, lini penyedia mobil listrik Mercedes-Benz akan meluncurkan produksi model EQE, yang terungkap September 2021 di pameran IAA Mobility, Bremen. Demikian pula produk EV yang ditampilkan di Beijing dan Tuscaloosa.
Mercedes-Benz menggarap model adaptasi listrik dari E-Class dengan jangkauan puncak 660 km. Tujuannya untuk meningkatkan penjualan unit EV, mengalihkan investasi dari kendaraan pembakaran internal (ICE) dan menuju platform produksi listrik saja.
"Dengan peningkatan EQE di Bremen dan kemudian di Beijing, kami memasuki segmen di mana kami dapat memberikan volume yang jauh lebih tinggi," jelas Joerg Burzer.
Hanya 2,3 persen dari penjualan mobil Mercedes-Benz tahun lalu adalah kendaraan baterai-listrik, naik menjadi 11 persen termasuk hibrida plug-in, yang memiliki mesin dan baterai.
Pada 2025, Mercedes EQ mengharapkan mobil listrik dan hybrid listrik mencapai 50 persen dari penjualan, dengan harapan produksi mobil listrik sepenuhnya juga cepat terlaksana.
Baca Juga: Kampanye Keselamatan Mercedes-Benz Indonesia, Pastikan Tidak Ada Lagi Modul Airbag Takata
Model yang ada semuanya sedang dibangun di pabrik penghasil mobil-mobil ICE, dan baterai untuk produk EV diangkut menggunakan kereta api dari pabrik utama di Sindelfingen ke pabrik di Jerman dan Hungaria.
Selanjutnya, perakitan dan produksi baterai dibawa lebih dekat ke pabrik kendaraan Mercedes EQ.
Berita Terkait
-
Raksasa Otomotif China Bersaing Ketat Rebut Pabrik Bekas Nissan dan Mercedes-Benz
-
140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia
-
Komunitas MBOIG Tunjuk Ketua Umum Baru Jalankan Organisasi
-
6 Pilihan Mobil Tua Irit BBM dan Bertenaga, Cocok Banget Buat Mahasiswa
-
5 Pilihan Mobil Menteri Harga Karyawan, Tampil Mewah dengan Harga Murah Cocok untuk Gaji UMR
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Daftar Harga Motor Yamaha Maret 2026: Pilih Mio atau Mau Coba Nmax?
-
13 Motor Listrik Lokal Rasa Internasional, Pilih United, Polytron, atau Gesits?
-
5 Rekomendasi Motor Bekas Awet untuk Dipakai Lama, Bertenaga tapi Lebih Murah dari BeAT!
-
Daftar Harga Motor Honda 2026 Terbaru: Dari Tunggangan Pelajar hingga Tulang Punggung Keluarga
-
5 Mobil Semurah Nmax tapi Tahan Banting, Cocok Dipakai Harian untuk Jangka Panjang
-
Lokasi SPKLU Jalur Mudik Trans Jawa 2026, Pengguna Mobil Listrik Wajib Tahu
-
DFSK Siap Pasok Mobil Pikap untuk Program Koperasi Merah Putih
-
Perbedaan Mobil Sunroof, Moonroof, dan Panoramic, Jangan Sampai Salah Pilih
-
BYD Boyong Denza Z9 GT ke Indonesia Namun Harga Diprediksi Melambung Tinggi
-
Bikin Iri! Malaysia Punya Tradisi Gratiskan Tol saat Mudik Lebaran, Indonesia Kapan?