Suara.com - Jim Farley, Chief Executive Officer (CEO) Ford Motor Company menyatakan bahwa perusahaan di mana ia bekerja tidak memiliki rencana untuk melepaskan bisnis kendaraan listrik atau Electric Vehicle(EV) maupun bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine atau ICE). Demikian dikutip kantor berita Antara dari Reuters.
"Kami tidak memiliki rencana untuk melepaskan bisnis mobil EV ataupun ICE," jelas Jim Farley dalam konferensi Wolfe Research yang disiarkan melalui webcast, Kamis (24/2/2022).
"Kami tahu pesaing di sektor mobil listrik adalah Nio dan Tesla, sehingga kami harus mengalahkan mereka, bukan menandingi," tandas Jim Farley.
Senada, di pentas mobil bermesin bensin, Ford Motor Company harus mengalahkan pelaku bisnis terbaik dari para pemain ICE.
Beberapa investor telah mendorong Ford dan saingannya, General Motors untuk menghentikan operasi EV mereka sehingga bisa lebih memanfaatkan nilai penuh dari bisnis yang dijalani.
Sebelumnya, Ford Motor Company membantah laporan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan untuk menghentikan salah satu operasi produksinya, yaitu antara EV atau ICE.
Bulan lalu Ford menyatakan akan memiliki kapasitas tahunan untuk produksi 600.000 EV secara global dalam waktu 24 bulan.
Jim Farley mengatakan bahwa tim manajemennya yakin bisnis EV dan ICE di pabrikan Amerika Serikat berkinerja buruk berdasarkan pendapatan.
Ford yakin dapat mendorong lebih banyak biaya dari bisnis ICE melalui kualitas yang lebih baik, biaya struktural yang lebih rendah, dan pengurangan kompleksitas kendaraan.
Baca Juga: Penyerahan Kunci Ford Mustang Mach-E Kepada Sejumlah Pelanggan Pertama di China
Terkait bisnis ICE, Jim Farley mengatakan bahwa Ford memiliki terlalu banyak pekerja, investasi, dan kerumitan, namun perusahaan tidak memiliki keahlian dalam mentransisikan aset.
"Itulah jawaban sederhananya. Ada pemborosan," ungkapnya.
Menurut Jim Farley, untuk mendapatkan margin kendaraan listrik yang dilihat mestinya Tesla. Perlu pakar yang dapat mendorong skala itu. Sehingga Ford perlu mempekerjakan lebih banyak orang di bidang komponen listrik, arsitektur listrik canggih,dan pengalaman pelanggan digital.
Di sisi bisnis EV, Farley mengatakan Ford sedang mengerjakan kesepakatan untuk mengamankan pasokan bahan baku utama untuk baterai seperti lithium, nikel, dan tembaga untuk meminimalkan risiko.
Di sisi distribusi kendaraan, dia mengatakan bahwa Ford perlu menghilangkan inventaris yang "sangat mahal" dari sistem dan memudahkan konsumen untuk memesan dan melacak perakitan kendaraan sebelum pengirimannya.
Berita Terkait
-
6 Rekomendasi Mobil Sat Set yang Cocok untuk Wanita Bertubuh Pendek
-
Intip Skema Cicilan Wuling Darion EV dan PHEV di GJAW 2025
-
Denza Perkuat Komitmen Hadirkan Kendaraan Listrik Premium di Indonesia
-
Tampil di GJAW 2025, Harga Jaecoo J5 EV Masih di bawah Rp 250 Juta
-
Aletra Buka Dealer Baru untuk Perkuat Layanan EV
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
Terkini
-
QJMOTOR Lengkapi Varian Skutik Petualang 250 cc, 'Goyang' Dominasi Yamaha XMAX
-
7 Ban Motor Honda Beat Tidak Licin di Musim Hujan Mulai Rp 100 Ribuan
-
7 Tips Aman Naik Motor Listrik saat Hujan, Penting Dilakukan biar Selamat di Jalan
-
Perbedaan Utama 4 Varian Toyota New Veloz Hybrid dan Estimasi Harganya
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik MPV 7-Seater untuk Keluarga, Hemat dan Muat Banyak!
-
5 Rekomendasi Motor Paling Irit, Tembus di Atas 60 Km per Liter
-
5 Rekomendasi Motor Matic Murah untuk Touring saat Libur Tahun Baru
-
Mitsubishi Pajero Sport Tetap Jadi Primadona, Ini Deretan Keunggulan yang Bikin Konsumen Setia
-
5 Rekomendasi Ban Motor Non-tubeless Tidak Gampang Bocor dan Anti Licin
-
7 Mobil Bekas Selevel Brio untuk Keluarga Kecil, Harga di Bawah Rp70 Juta