- Jetour Sales Indonesia akan meluncurkan SUV Jetour T2 berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) pertengahan tahun ini.
- Keputusan ini didasari pergeseran minat konsumen di pasar otomotif Indonesia menuju kendaraan elektrifikasi.
- Jetour T2 PHEV adalah SUV petualang tangguh dengan mesin 1.5L turbo, mampu hasilkan tenaga gabungan lebih 296 HP.
Suara.com - Jetour Sales Indonesia memberikan sinyal kuat untuk segera meramaikan pasar otomotif nasional melalui peluncuran Jetour T2 PHEV atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle pada pertengahan tahun ini. Langkah strategis tersebut diambil seiring dengan tren pabrikan asal China yang semakin gencar menghadirkan kendaraan ramah lingkungan dengan performa mumpuni.
Teknologi PHEV dianggap sebagai jembatan paling ideal menuju era elektrifikasi penuh karena tetap menawarkan mesin bensin namun memiliki kemampuan berkendara dengan tenaga listrik murni. Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, menjelaskan bahwa keputusan ini didasari oleh pergeseran preferensi konsumen di tanah air.
"Kalau melihat permintaan di pasar, khususnya pada segmen Jetour, memang ada pergeseran minat dari ICE ke PHCV. Karena itu, kami melihat ada potensi di segmen tersebut," kata Ranggy di Jakarta, belum lama ini.
Ia menambahkan bahwa pihak internal sudah melakukan riset mendalam sebelum memutuskan untuk memboyong varian elektrifikasi ini ke Indonesia.
"Kami juga sudah melakukan riset internal. Tujuan kami adalah menghadirkan opsi baru bagi konsumen di segmen ini, dan kami percaya permintaannya memang ada,” ungkapnya.
Secara karakter, Jetour T2 PHEV tetap mengusung identitas sebagai SUV petualang yang tangguh namun tetap memberikan kenyamanan maksimal untuk penggunaan harian. Ranggy menyebut mobil ini sangat fleksibel untuk berbagai kondisi jalanan di Indonesia.
“Kalau kita bicara SUV, sebenarnya ini masuk kategori light off-road. Jadi konsepnya lebih ke kendaraan untuk petualangan," ujarnya.
Meskipun memiliki tampilan yang gagah, Jetour memposisikan unit ini sebagai kendaraan yang bisa diandalkan baik di jalur perkotaan maupun medan semi off-road.
"Kami tidak bisa mengatakan bahwa ini SUV yang benar-benar fokus ke off-road berat. Namun kendaraan ini bisa digunakan di dua ‘alam’,” kata Ranggy.
Baca Juga: Pengakuan Pemilik JETOUR T2 Setelah Pemakaian Harian di Indonesia
Varian PHEV ini diperkirakan akan menggendong mesin 1.5 liter turbo yang dipadukan dengan motor listrik serta baterai berkapasitas besar. Kombinasi tersebut diklaim mampu menghasilkan tenaga gabungan hingga lebih dari 296 HP yang membuat performanya semakin gahar namun tetap efisien dan ramah lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Risiko Memaksa Motor Matic Konsumsi Pertalite, 5 Motor Tangguh yang Irit untuk Harian
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
-
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
-
Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik
-
Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?
-
TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif