Suara.com - Sejak pekan silam, tidak lama setelah terjadi invasi Rusia ke Ukraina (24/2/2022), Tesla Incorporation memberikan sebentuk dukungan kepada warga terdampak. Yaitu disediakannya layanan pengisian ulang baterai mobil listrik bagi semua brand, agar pengguna bisa mengungsi tanpa was-was kehabisan daya di tengah perjalanan.
Sebuah langkah konkret, mengingat sejauh ini tercatat ada sekitar 30.000 kendaraan listrik telah terjual di Ukraina.
Sedangkan Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB memperkirakan saat ini ada sekitar 660.000 pengungsi telah meninggalkan Ukraina. Mereka menggunakan berbagai moda transportasi darat, seperti mobil pribadi, mobil tumpangan, termasuk dari penawaran warga Eropa non-Ukraina yang tengah berada di negara itu dan hendak kembali ke negara mereka, serta kereta api.
Dikutip dari harian The Independent, Britania Raya, layanan recharging atau pengisian ulang baterai mobil listrik ini diketahui dari surat elektronik Tesla kepada para pemilik mobil buatan Tesla Incorporation.
Bahwa mereka bisa memanfaatkan fasilitas recharging selama ketegangan antara Rusia dan Ukraina masih terjadi.
"Pemilik Tesla yang mengungsi dari Ukraina dapat menggunakan layanan Superchargern secara gratis di empat kota yang berbatasan dengan Polandia, Hongaria, dan Slovakia," demikian isi surat elektronik itu.
Dijelaskan juga, baik kendaraan listrik Tesla maupun non-Tesla dapat menggunakan pengisi daya secara cuma-cuma di Trzebownisko (Polandia), Kosice (Slovakia), Miskolc dan Debrecen (Hongaria).
Sebagai catatan, hingga kekinian, daftar pelaku industri otomotif yang angkat kaki dari bisnis di Rusia sudah semakin memanjang.
Beberapa yang terbaru di antaranya Mitsubishi Motors dengan pernyataan menangguhkan produksi dan penjualan mobilnya di Rusia sebagai bentuk sanksi ekonomi.
Baca Juga: Setelah Brand Mobil Penumpang Mundur dari Rusia, Giliran Produsen Truk Angkat Kaki
Disebutkan pula bahwa kejadian invasi Rusia telah memicu gangguan rantai pasokan.
Dan dalam kapasitas Mitsubishi Heavy Industries, perusahaan ini memiliki proyek gas alam cair atau Liquid Natural Gas (LNG) yang beroperasi di Rusia, dalam proyek Sakhalin II. Rencananya Mitsubishi juga mundur dari sektor ini.
Melansir Automotive News, saat ini Mitsubishi Corporation tercatat memiliki 141 dealer Mitsubishi di Rusia, yang bisa disimak di laman resmi perusahaan.
Berita Terkait
-
Pajak Nol Persen dan Bebas Ganjil Genal Pemilik Mobil Listrik di Jakarta Berlanjut
-
Cek Harga BYD Atto 1 Bekas Mei 2026: Beli Sekarang Auto Cuan
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cek Harga BYD Atto 1 Bekas Mei 2026: Beli Sekarang Auto Cuan
-
Pajak Nol Persen dan Bebas Ganjil Genal Pemilik Mobil Listrik di Jakarta Berlanjut
-
Harga BBM Diesel Mencekik, Toyota Siapkan Senjata Rahasia untuk Fortuner?
-
Berapa Lama Cas Motor Listrik dari 0 Sampai 100 Persen? Ini Estimasinya
-
Jangan Keliru, Denda Tak Punya SIM dan Lupa Membawa Ternyata Beda
-
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Pengungkapan Penyelewengan BBM Bersubsidi
-
Lawan Berat NMAX Tiba: Skutik Murah Ini Punya Ground Clearance Anti Nyangkut Pas Libas Jalan Rusak
-
Bukan LCGC, Hatchback Jepang Irit Ini Cuma 60 Jutaan Tapi Kabinnya Ekstra Lega
-
Solusi Pasutri Muda! 6 Mobil Bekas Irit yang Lincah di Gang Sempit dan Ramah Kantong
-
Rupiah Tembus Rp17.400: Mending Beli Honda BeAT, Genio, atau Scoopy Buat Ngantor?