Suara.com - Setelah berbagai brand otomotif dari luar Federasi Rusia mengalami kemacetan pengiriman suku cadang akibat operasi militer atau invasi ke Ukraina, giliran perusahaan mobil tuan rumah mengalami hal serupa.
Avtovaz adalah produsen mobil brand Lada yang sangat populer di seantero negeri, bahkan menjadi ikon otomotif Federasi Rusia. Produknya menjadi alat transportasi sehari-hari warga Federasi Rusia serta beberapa negara sekitarnya.
Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, Avtovaz kekinian adalah dari Grup Renault PSA, Prancis. Operasional pabriknya tergolong salah satu terbesar di Negeri Beruang Merah, setelah pabrik mobil Skoda yang berafiliasi dengan Volkswagen.
Pabrik Avtovaz memproduksi sedan dan SUV di bawah brand Lada, juga menghasilkan Renault Logan, Renault Sandero, Datsun on-DO sedan, serta Datsun Mi-DO hatchback.
Dalam situasi invasi Rusia ke Ukraina, Avtovaz menghentikan operasi pabrik di Izhevsk dan Togliatti akibat kekurangan komponen.
"Kami bergulat dengan krisis pasokan komponen, khususnya komponen elektronik," demikian pernyataan perusahaan itu sebagaimana dikutip dari Reuters.
Pekan lalu, Renault Rusia menyatakan menghentikan produksi di Moskow untuk 28 Februari-5 Maret karena gangguan pasokan komponen akibat ketatnya kontrol di wilayah perbatasan.
"Gangguan terutama disebabkan oleh kontrol perbatasan yang lebih ketat di negara-negara transit dan kebutuhan yang dipaksakan untuk mengubah sejumlah rute logistik yang sudah ada," bunyi keterangan itu, tanpa menyebut nama negara mana pun yang berkaitan dengan perbatasan Federasi Rusia.
Baca Juga: Setelah Brand Mobil Penumpang Mundur dari Rusia, Giliran Produsen Truk Angkat Kaki
Tag
Berita Terkait
-
Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025
-
Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Jadi 0 Persen, Purbaya Bisa 'Rugi' Rp 500 Miliar
-
Pusat Suku Cadang Daihatsu di Cikarang Pasok Komponen Kendaraan Hingga ke Jepang dan Arab Saudi
-
Kabar Baik Buat Pemilik Mobil Lawas Daihatsu Jamin Ketersedian Suku Cadang
-
5 Pilihan Mobil Bekas dengan Sparepart Paling Melimpah di Indonesia
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cek Harga BYD Atto 1 Bekas Mei 2026: Beli Sekarang Auto Cuan
-
Pajak Nol Persen dan Bebas Ganjil Genal Pemilik Mobil Listrik di Jakarta Berlanjut
-
Harga BBM Diesel Mencekik, Toyota Siapkan Senjata Rahasia untuk Fortuner?
-
Berapa Lama Cas Motor Listrik dari 0 Sampai 100 Persen? Ini Estimasinya
-
Jangan Keliru, Denda Tak Punya SIM dan Lupa Membawa Ternyata Beda
-
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Pengungkapan Penyelewengan BBM Bersubsidi
-
Lawan Berat NMAX Tiba: Skutik Murah Ini Punya Ground Clearance Anti Nyangkut Pas Libas Jalan Rusak
-
Bukan LCGC, Hatchback Jepang Irit Ini Cuma 60 Jutaan Tapi Kabinnya Ekstra Lega
-
Solusi Pasutri Muda! 6 Mobil Bekas Irit yang Lincah di Gang Sempit dan Ramah Kantong
-
Rupiah Tembus Rp17.400: Mending Beli Honda BeAT, Genio, atau Scoopy Buat Ngantor?