Suara.com - Indonesia sukses menggelar MotoGP Mandalika 2022 akhir pekan lalu. Di tengah sorotan dunia, Indonesia mampu menyajikan balapan yang lancar dan memunculkan Miguel Oliveira sebagai pemenang perdana di kelas MotoGP di sirkuit tersebut. Selain serunya balapan, MotoGP Mandalika turut menyuguhkan sejumlah sensasi dan drama. Berikut fakta-fakta MotoGP Mandalika 2022:
1. Tembus 100.000 Penonton
Balapan perdana grand prix di Indonesia sejak 1997 itu langsung meraih sukses besar dalam hal jumlah penonton. Tercatat, MotoGP Mandalika 2022 berhasil menyedot pengunjung hingga 100.000 orang! Jumlah ini berdasarkan tiga hari rangkaian MotoGP Mandalika 2022. Dalam balapan puncak yang berlangsung Minggu (20/3/2021), penonton pun menunjukkan antusiasme dengan setia menunggu balapan sampai hujan deras berhenti.
2. Pawang Hujan Curi Perhatian
Nama Rara Istiati Wulandari mendadak menjadi populer. Aksinya sebagai pawang di Sirkuit Mandalika memantik banyak pembicaraan di dalam hingga luar negeri. Ritual Rara saat sirkuit diguyur hujan mengundang keheranan sekaligus kekaguman para penonton balapan. Pembalap Fabio Quartararo bahkan sampai menirukan aksi sang pawang hujan di paddock-nya saat menunggu race dimulai. Terlepas sukses tidaknya Rara menghentikan hujan pada gelaran itu, aksinya mampu memberikan warna tersendiri di GP Mandalika.
3. Keakraban Oliveira dan Staf Hotel
Kisah emosional dan kerendahan hati juga muncul di GP Mandalika. Seusai meraih gelar, Oliveira sempat memberikan ucapan terima kasih pada Risman, seorang staf hotel di Lombok yang telah membantunya selama persiapan jelang balapan. Dia pun mendedikasikan kemenangannya untuk lelaki asal Lombok itu. “Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk Risman, staf hotel tempat saya menginap. Dia sangat percaya bahwa saya bisa meraih kemenangan di sini,” kata Oliveira. “Hei Risman, kemenangan ini untukmu,” sambungnya. Gestur Oliveira dan keramahan Risman dalam melayani sang pembalap menuai pujian banyak pihak.
4. Kecelakaan Horor Marc Marquez
MotoGP Mandalika 2022 tampaknya bukan menjadi keberuntungan bagi Marc Marquez. Digadang-gadang meraih gelar di seri kedua MotoGP, Marquez justru gagal mengikuti race setelah kecelakaan di sesi pemanasan. Pembalap Honda itu mengalami kecelakaan hingga terpelanting dari motornya. Dia pun harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan lebih lanjut. Kabarnya dia mengalami gegar otak. Kondisi ini memberi kesedihan kepada para penggemar Marquez yang sudah menantikannya di Mandalika.
Baca Juga: Heboh Rara Istiani Wulandari, Ustadz Somad Ungkap Pawang Hujan Menurut Islam, Haram atau Boleh?
5. Kekecewaan Penonton
Tak hanya kisah menyenangkan yang disajikan GP Mandalika. Sejumlah cerita pilu juga mengiringi gelaran akbar tersebut. Seorang warga Jakarta bernama Andik tertunduk lesu saat dia gagal menonton balapan. Padahal dia sudah membeli tiket premium grand stand zone A senilai Rp2 juta. Dia gagal masuk sirkuit karena tiketnya sudah diambil orang. Hal itu diketahuinya saat hendak menukar bukti pembelian tiket dengan gelang fisik sebagai tanda masuk. Selain itu ada pula sejumlah penonton yang terlunta-lunta karena tak terangkut shuttle bus dari penginapan menuju sirkuit dan sebaliknya. Mereka akhirnya berjalan kaki karena tidak ada kejelasan mengenai penjemputan. Usut punya usut, jumlah armada tak sepadan dengan ribuan penonton MotoGP.
6. Lalu Lintas Macet Parah
MotoGP Mandalika menyisakan kemacetan parah usai balapan di sekitar Sirikuit Mandalika, Lombok, NTB. Kemacetan terjadi dari pintu barat maupun pintu timur, lokasi keluar penonton MotoGP. Mobil bahkan sempat sama sekali tidak bergerak. Sejumlah penonton kecewa karena kemacetan tidak terkendali. Padahal potensi kemacetan sebenarnya bisa diprediksi sebelumnya. Akibat kemacetan tersebut, kendaraan mengular hingga 3 kilometer.
Kontributor : Alan Aliarcham
Berita Terkait
-
Bos Aprilia Puji Marc Marquez: Dia Favorit Juara Dunia Musim Ini
-
Gabung Aprilia, Pecco Bagnaia Balas Dendam pada Marc Marquez dan Ducati?
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
Pindah ke Honda, Ini Perjalanan Fabio Quartararo Selama 7 Tahun di Yamaha
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA