Suara.com - Toyota Motor Corporation (TMC) mengatakan akan terjadi penurunan target penjualan secara keseluruhan untuk pasar Amerika Serikat karena masalah rantai pasokan.
Toyota yang sebelumnya memperkirakan akan ada 16,5 juta kendaraan terjual sepanjang 2022, melakukan revisi menjadi 15,5 juta kendaraan.
"Kami melihat tantangan rantai pasokan masih akan tetap bersama kami untuk sementara waktu," ujar Bob Carter, Wakil Presiden Eksekutif penjualan Toyota Motor Amerika Utara, dikutip dari US News.
Seperti diketahui, industri otomotif global telah dilanda pandemi COVID-19 dan kekurangan chip semikonduktor sebelum invasi Rusia ke Ukraina.
Namun terjadinya invasi dinilai semakin memperburuk keadaan dengan melonjaknya harga bahan baku seperti aluminium dan nikel.
Bob Carter menekankan bahwa prospek penjualan Amerika Serikat tidak didasarkan pada permintaan. Karena tingkat penjualan 16 juta kendaraan dapat dicapai jika pembuat mobil dapat memproduksi banyak kendaraan.
"Itu penyesuaian yang terus terang tidak berdasarkan permintaan konsumen. Ini hanya didasarkan pada proyeksi kami tentang lingkungan pasokan," katanya.
Bob Carter berharap penjualan Toyota di Amerika Serikat tahun ini untuk merek Toyota dan Lexus bisa mencapai 2,35 juta kendaraan.
Baca Juga: Pemesanan All-New Honda HR-V Melonjak di Atas 5.000 Unit, Juli Antrean Inden Dibuka Lagi
Dia pun memperkirakan, akan memakan waktu enam bulan untuk tingkat persediaan kendaraan kembali normal setelah rantai pasokan pulih.
"Kendaraan dijual secara harfiah sebelum dibangun," tutup Bob Carter.
Berita Terkait
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?
-
Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM
-
Baru Sebulan Meluncur Pemesanan Chery Q Langsung Tembus 3000 Unit
-
Akankah Mitsubishi Lancer Evo Kembali Mengaspal? Ini Kata sang Bos Baru
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju