Suara.com - Pemerintah mulai menerapkan situasi transisi dari masa pandemi COVID-19 ke endemi. Kondisi ini membuat sebagian orang sudah merencanakan untuk pulang mudik di ujung Ramadhan 2022 ini, dengan menggunakan sepeda motor.
Namun sebelum melakukan perjalanan, pengendara motor perlu mengenali faktor apa saja yang berpengaruh ketika mudik menggunakan kendaraan roda dua. Hal ini penting untuk memperkecil risiko saat mudik.
Seperti dikutip dari Wahana Honda, ada tiga faktor yang sebaiknya dipahami pemudik sebelum memutuskan berkendara menggunakan sepeda motor.
Mari kita telaah bersama, bahwa ada faktor manusia, faktor kendaraan dan faktor lain. Dengan mengenali ini, maka bisa mempersempit peluang terjadinya kecelakaan, sekaligus memperkecil risiko fatalitas terjebak petaka di jalan raya.
Sementara detailnya adalah sebagai berikut:
1. Pada faktor manusia ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan, yaitu kesehatan fisik, stabilitas emosi, dan teknik berkendara. Tiga hal ini memiliki peran penting sebab merupakan dasar seseorang sanggup berkendara dengan aman.
Tubuh yang tidak bugar bisa membuat konsentrasi terganggu. Keletihan, dehidrasi, debu, asap, cuaca panas, kemacetan, hingga kebisingan suara kendaraan bisa memicu stres. Kuasai teknik berkendara yang aman dan selamat.
2. Faktor kendaraan. Pengendara wajib membawa motor dalam keadaan sehat dan prima. Untuk itu periksakan kondisi motor mulai dari kaki hingga mesin sebelum mudik. Dianjurkan untuk mendatangi bengkel dan minta perbaikan dari kerusakan sekecil apapun.
3. Faktor lainnya adalah menyangkut barang bawaan, jadwal istirahat, tempat istirahat, rute, waktu berpergian, serta waktu tidur yang cukup hingga perlengkapan keselamatan yang diperlukan saat mudik yang perlu diperhatikan, hingga pengendara bisa mudik dengan selamat di kampung halaman
Baca Juga: Mudik Lintasi Jalur Pegunungan, Hati-Hati Cuaca Buruk
Berita Terkait
-
Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
-
Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
-
Pemudik Naik Kendaraan Pribadi Berkurang, Kecelakaan Mudik 2026 Turun 6,3 Persen
-
Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku
-
Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda
-
Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar
-
Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak
-
Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan
-
Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026
-
Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional