Suara.com - PT Astra Honda Motor (AHM) menyatakan bila kelangkaan pasokan chip semikonduktor turut berdampak terhadap aktivitas produksi sepeda motor di Indonesia.
Direktur Pemasaran PT AHM, Thomas Wijaya mengatakan telah terjadi koreksi terhadap penjualan sepeda motor.
"Tahun ini total pasar di quarter satu mencapai 1.262.000, dan kami, AHM mengalami dampak negatif, yaitu dengan perolehan 951 ribu. Volumenya sedikit menurun dibanding tahun lalu, kurang lebih 5 persen," jelas Thomas Wijaya dalam sesi bincang virtual, baru-baru ini.
Ia menambahkan, kondisi ini sebenarnya dialami secara global banyak industri. Tidak hanya sepeda motor, tetapi produsen barang-barang elektronik.
"Jadi banyak, terjadi di berbagai industri. Mereka terdampak chip ini.," papar Thomas Wijaya.
Terkait bagian yang paling terkena dampak akibat pasokan chip semikonduktor, disebutkan Thomas bagian part speedometer motor. Tanpa memberikan detail model apa yang paling parah.
"Memang model paling terdampak khususnya tipe matik. Segmen yang entry level sampai mid level," kata Thomas.
Sementara itu Executive Vice President Director Astra Honda Motor, Johannes Loman berharap masalah ini dapat segera diatasi. Ditargetkan bisa segera dilakukanrecovery secara bertahap.
"Harapan kami segera bisa memenuhi permintaan konsumen, sudah ada solusi. Setelah Lebaran kami kembali recovery," tutup Johannes Loman.
Baca Juga: Pasokan Chip Semikonduktor Lebih Terkontrol, Honda Sebutkan Inden City Hatchback Tidak Terlalu Lama
Berita Terkait
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
Kolaborasi Strategis Ini Buka Peluang Emas bagi Generasi Muda di Industri Desain Chip
-
Honda Banting Harga Motor Listrik, EM1 e: Bisa Dibawa Pulang Cuma Rp16 Jutaan
-
HDC Tour 2025 di Medan, Dua Pembalap Remaja Honda Bagi Pengalaman dengan Siswa SMK
-
Sambut Hari Difabel Dunia, AHM Gandeng UIN SUKA Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas di Jateng
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Bukan LCGC, Ini 5 Mobil Bekas Irit BBM Mulai Rp 80 Jutaan
-
Astra UD Trucks: Sebelum Listrik, Pengembangan Truk Fokus ke Teknologi Cerdas
-
Kualitas Mobil Listrik Honda Dipertanyakan Puluhan Ribu Unit Kena Recall Akibat Kamera Rusak
-
Yamaha Gear Ultima Hadir dengan Balutan Warna Baru yang Lebih Modern
-
iCar V23 Gebrak Pasar Indonesia Harga Mulai Rp 389 Juta Siap Tantang Kompetitor SUV Listrik
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Subsidi Terbaik 2026, Ada yang Desain Retro
-
Apakah Motor Listrik Polytron Fox R Bisa Di-cas di Rumah? Ketahui Daya Listrik yang Aman
-
Moeldoko Sentil Pemerintah Terkait Nasib Subsidi Mobil Listrik yang Bikin Konsumen Bingung
-
Cara Ampuh Jaga Konsumsi BBM Tetap Irit dengan Rutin Uji Emisi
-
Cara Yamaha Privater Racing Team Dongkrak Tenaga Motor di Motoprix 2026