Suara.com - Masih ingat dengan salah satu motor legendaris dari Yamaha, dengan nama Jupiter Z? Yap, salah satu legenda Yamaha ini ternyata hingga saat ini masih cukup banyak digunakan. Tentu saja, di lini modifikasi dan oprek mesin, diameter piston Jupiter Z wajib dipahami oleh setiap orang yang ingin melakukan bore up.
Untuk mengetahui informasi tersebut, Anda bisa simak penjelasannya di poin berikut ini.
Diameter Piston Jupiter Z
Yamaha Jupiter Z 110 memiliki ukuran piston berdiameter 51 mm. Dengan ukuran standar, Anda tentu semua paham performa motor tersebut. Dikenal gesit, akselerasi yang responsif, serta kecepatan yang cukup tinggi untuk ukuran motor 110 cc.
Dengan diameter piston yang sebenarnya sudah cukup besar ini, masih ada saja modifikasi yang dilakukan agar bisa mengoptimalkan performa mesin Jupiter Z. Upaya membesarkan ukuran diameter piston ini bisa dilakukan dengan dua cara, bore up piston asli, atau menggantinya dengan piston motor lain.
Opsi Bore Up dan Mengganti Piston Motor Lain
Bore up adalah upaya menaikkan diameter piston bawaan agar memiliki ukuran lebih besar. Meski semua upaya pembesaran diameter piston dikenal dengan istilah bore up, namun awamnya prosedur ini dilakukan dengan memodifikasi piston bawaannya.
Hal ini bisa dilakukan di bengkel atau di tempat modifikasi kepercayaan Anda, sebab ukurannya harus benar-benar akurat agar perbandingan tetap ideal dan benar-benar mengoptimalkan performa mesin motor yang Anda miliki.
Opsi lain adalah dengan melakukan penggantian piston dengan piston motor lain. Alternatif paling populer untuk memperbesar diameter piston Jupiter Z adalah menggantinya dengan piston dari motor Kawasaki Kaze, yang memiliki diameter 53 mm, 2 mm lebih besar daripada piston bawaan Jupiter Z.
Baca Juga: Yamaha akan Siapkan Tricity 125 dan 155 Baru, Kapan?
Meski prosedur bore up dapat meningkatkan performa mesin secara signifikan, namun hal ini sebenarnya tidak terlalu direkomendasikan untuk penggunaan harian. Mengapa? Karena terdapat sederet efek samping dari prosedur ini.
Itu tadi sedikit informasi mengenai diameter piston Jupiter Z produk dari Yamaha. Semoga informasi ini berguna dan bisa menjadi hal yang bermanfaat, dan selamat menjalankan aktivitas Anda selanjutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Terpopuler: Aturan Baru BBM Subsidi, 4 Mobil Bekas Tahun Muda di Bawah Rp100 Juta
-
Nasib Mobil China Berada di Ujung Tanduk Akibat Rencana Pemblokiran Total Negeri Paman Sam
-
Apakah Motor Listrik Bisa Melewati Banjir? Ini 5 Rekomendasi yang Aman
-
Harga BBM Pertamina Tidak Jadi Naik, Apakah Shell, BP, Mobil, Vivo Ada Kenaikan?
-
Bikin Harga Motor Mahal, Fitur Keyless Punya Bahaya yang Wajib Anda Tahu
-
7 Motor Listrik Jarak Tempuh Terjauh Harga Rp11 Jutaan, Sekali Ngecas Bisa Ngebut sampai 150 Km
-
Pertalite vs Pertamax: Mana yang Lebih Irit Buat Macet-macetan di Dalam Kota?
-
Mahalnya Harga BBM, Warga Singapura Pilih Isi Bensin hingga ke Malaysia
-
Duel Kualitas BBM Shell vs Pertamina: Mana yang Lebih Irit dan Bikin Mesin Awet?
-
Lupakan Mobil Baru, 7 Hatchback Bekas Rp100 Jutaan Ini Masih Keren dan 'Fun to Drive'!