Suara.com - Rahmad Maulizar adalah penderita bibir sumbing selama 18 tahun, yang berhasil menjalani operasi gratis pada 2011. Setelah sembuh, ia mendedikasikan hidupnya untuk mengupayakan hal terbaik bagi mereka yang bernasib serupa. Hasilnya, adalah apresiasi Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia atau SATU Indonesia Awards 2021 bidang kesehatan.
SATU Indonesia Awards adalah acara tahunan yang digelar PT Astra International Tbk, sebuah perusahaan nasional yang mengembangkan bisnis dengan menerapkan model bisnis yang berbasis sinergi dan terdiversifikasi dalam tujuh segmen usaha, antara lain sektor otomotif, asuransi, dan jasa keuangan.
"Setelah saya merasakan sempurnanya senyum ini, saya ingin turut menyebarkan kebaikan yang sama bagi penderita bibir sumbing dan langit-langit mulut di Aceh," kisah Rahmad Maulizar.
Ia berbincang dalam acara Inspiranation with 13th SATU Indonesia Awards 2022. Temanya adalah "Sehat Bersama, Melalui Inovasi Karya Anak Muda" yang dibawakan host Tarra Budiman secara virtual pada pekan lalu (15/5/2022).
Rahmad Maulizar menjadi pekerja sosial Pemberi Senyum dan Harapan Hidup Baru Anak-Anak Sumbing di Aceh, setelah ia selesai dioperasi.
Dengan penuh semangat ia mengendarai minibus, berkeliling ke penjuru desa di Provinsi Aceh untuk mencari sebanyak mungkin anak-anak kurang beruntung yang memiliki kondisi bibir sumbing.
Lelaki kelahiran 1993 ini melakukan pendampingan, dan tanpa lelah mengajak pasien dan keluarga mereka untuk datang ke rumah sakit agar bisa mendapatkan pelayanan operasi bibir sumbing gratis dari Smile Train Indonesia.
Paruh 2019, Rahmad Maulizar telah membantu lebih dari 3.200 pasien bibir sumbing dan langit-langit mulut untuk mendapatkan pelayanan gratis yang mengubah hidup mereka.
Berdasarkan catatan Smile Train Indonesia, setiap bulan rata-rata ada 40 pasien di operasi melalui tangan Dr. M. Jailani, SpBP-RE (K), dokter ahli bedah plastik yang menjadi mitra di Provinsi Aceh. Jumlah penerima manfaat tersebut naik secara signifikan setelah Rahmad Maulizar bergabung menjadi sukarelawan di Smile Train Indonesia.
Baca Juga: Permintaan Tinggi saat Lebaran 2022 Jadi Pendorong Naiknya Penjualan Mobil Astra Periode April
Selain Rahmad Maulizar, hadir pekerja seni Jessica Mila sebagai pembicara, yang berbagi kisah dalam mendukung anak-anak pejuang kanker lewat kampanye #AnakKankerBisaSembuh.
Berawal dari kisah adik sepupunya yang mendapatkan pengobatan kurang maksimal saat menderita kanker kelenjar getah bening, ia terpanggil untuk terlibat secara aktif. Yaitu dalam mendukung anak-anak pejuang kanker agar mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan.
Hadir juga sebagai pembicara adalah Prof. Nila Moeloek, Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sekaligus juri SATU Indonesia Awards ke-13, 2022.
Ia berharap agar generasi muda Indonesia dapat terus membuat karya inovatif yang bermanfaat serta dapat diakses oleh semua kalangan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan sebagai modal dasar dari sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
Tahun ini, SATU Indonesia Awards kembali mencari anak muda di seluruh penjuru Indonesia yang tak kenal lelah memberikan manfaat bagi sekitarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
RUPS Astra 2026: Presiden Direktur Diganti, Dividen Rp15,67 Triliun Ditebar
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
Airlangga Melunak, Pertimbangkan Beri Insentif Sektor Otomotif
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
8 Mobil Bekas 7-Seater dengan Pajak Ringan di Bawah 2 Juta, Cocok untuk Harian Keluarga
-
Rupiah Terjun Bebas ke Level 17.500 Industri Otomotif Terancam Kehilangan Konsumen
-
5 Ciri-Ciri V-Belt Motor Matic Mau Putus, Jangan Tunggu sampai Mogok di Tengah Jalan
-
Aktor Fast and Furious Sung Kang Gandeng MaxDecal Garap Industri Kreatif Indonesia
-
Pajak Cuma 1,5 Jutaan! 5 Mobil Bekas 2010 ke Atas yang Pas untuk Keluarga Kecil, Mulai 60 Juta
-
10 Mobil PHEV Terlaris April 2026, Merek China Kuasai Pasar Indonesia
-
7 Mobil Bekas Raja Jalanan yang Harganya Jatuh, Cocok untuk Keluarga dengan Finansial Stabil
-
Motor Listrik Omoway OMO-X Tawarkan Stabilitas Berkendara Premium dengan Teknologi Suspensi Ganda
-
Bisa Tembus 1000 KM Wuling Eksion Mulai Goda Konsumen Bekasi Lewat Teknologi Hybrid
-
Terpopuler: Aturan Ganjil Genap 14-15 Mei, Isi Garasi Seskab Teddy yang Berharta Rp20 M