- RUPS PT Astra International Tbk (ASII) pada 23 April 2026 memutuskan perombakan jajaran direksi serta komisaris perusahaan tersebut.
- Rudy resmi diangkat menjadi Presiden Direktur baru menggantikan Djony Bunarto Tjondro dalam rapat umum pemegang saham.
- Astra menetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 senilai total Rp15,67 triliun kepada para pemegang saham.
Suara.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPS PT Astra International Tbk (ASII) pada Kamis (23/4/2026) memutuskan perombakan jajaran direksi dan komisaris perusahaan konglomerasi tersebut. Selain itu RUPS Astra juga memutuskan pembagian dividen tunai senilai Rp15,67 triliun.
Dalam RUPS tersebut, para pemegang saham menyepakati pengangkatan Rudy sebagai Presiden Direktur Astra yang baru, menggantikan Djony Bunarto Tjondro.
Berikut adalah susunan pengurus Astra hasil RUPST 2026, yaitu :
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Prijono Sugiarto
Komisaris Independen : Sri lndrastuti Hadiputranto
Komisaris Independen: Muliaman Darmansyah Hadad
Komisaris Independen : Muhamad Chatib Basri
Komisaris Independen : Pariya Tangtongpairoth
Komisaris : Anthony John Liddell Nightingale
Komisaris : Benjamin William Keswick
Komisaris : Stephen Patrick Gore Komisaris : Lincoln Lin Feng Pan
Komisaris : Lee Liang Whye
Dewan Direksi
Presiden Direktur : Rudy
Direktur : Gidion Hasan
Direktur : Santosa
Direktur : Gita Tiffani Boer
Direktur : FXL Kesuma
Direktur : Thomas Junaidi Alim.W
Direktur : Hsu Hai Yeh
Direktur : Siswadi
Direktur : Djap Tet Fa
Dividen Jumbo
RUPS Astra juga menyepakati pembagian dividen tunai senilai Rp15,67 triliun atau setara Rp390 per saham untuk tahun buku 2025. Dividen tunai terdiri dari dividen interim Rp3,97 triliun atau setara Rp98 per saham yang telah dibayarkan pada 31 Oktober 2025, dan sisanya Rp292 per saham akan dibayarkan pada 25 Mei 2026.
Baca Juga: Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
"Dividen itu akan diberikan kepada pemegang saham yang tercatat namanya dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 6 Mei 2026 pukul 16.00 WIB," kata Chief of Corporate Affairs ASII Boy Kelana Soebroto dalam konferensi pers seusai RUPS di Menara Astra, Jakarta.
Selanjutnya RUPS menyetujui penggunaan laba bersih konsolidasian perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp32,77 triliun sebagai berikut: sebesar Rp390 per saham atau sebanyak-banyaknya Rp15,67 triliun dibagikan sebagai dividen tunai.
Kemudian, sehubungan dengan program pembelian kembali saham (buyback) perseroan yang sedang berlangsung, jumlah total dividen tunai yang dibagikan akan bergantung pada jumlah total saham yang berhak menerima dividen berdasarkan DPS pada Recording Date Dividen.
Adapun, pembayaran dividen akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan pajak, BEI dan ketentuan pasar modal lainnya yang berlaku, dan sisa dari laba bersih minimum Rp17.09 triliun dibukukan sebagai laba ditahan perseroan.
Berita Terkait
-
Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!
-
Emiten DVLA dan Astra Garap Pasar Alkes Berbasis AI
-
Dua Komisaris dan Satu Direksi Astra International (ASII) Tiba-tiba Mundur
-
Astra Kuasai 56 Persen Pasar Otomotif Nasional, Catatkan Penjualan 482.964 Unit pada 2024
-
RUPST PT Astra International Tbk 2024: Diversifikasi Portofolio Bisnis Hadirkan Peluang Jangka Panjang
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?
-
Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak
-
BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat
-
KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap
-
Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah
-
Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos
-
Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar
-
Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain
-
Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?
-
Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026