Suara.com - Grup Astra adalah salah satu perusahaan publik terbesar di Indonesia, terdiversifikasi menciptakan sinergi dan peluang di seluruh sektor industri, antara lain otomotif dan jasa keuangan. Memiliki 240 anak perusahaan, ventura bersama, serta entitas asosiasi, didukung hampir 190.000 karyawan.
Sementara National Showcase SMK Binaan Astra (BISA) adalah program pengembangan SMK secara mendalam dan menyeluruh sesuai konsep 8+i Link and Match yang mengedepankan kemitraan dan penyelarasan bersama Grup Astra untuk menjadikan SMK sebagai pusat rujukan nasional.
Konsep 8+i ini meliputi penyelarasan kurikulum, project based learning, guest teacher/industrial instructor, praktik kerja lapangan/industri, sertifikasi kompetensi, upskilling-reskilling untuk guru, teaching factory development, komitmen serapan, dan pengembangan sekolah menjadi industrial style.
Nantinya, relevansi seluruh program keahlian akan disesuaikan dengan kebutuhan kerja pada perusahaan Grup Astra. Diharapkan program ini dapat meningkatkan kualitas SDM vokasi yang berdaya saing tinggi, khususnya di tingkat global.
Dikutip dari rilis resmi Astra sebagaimana diterima Suara.com, hari ini, Jumat (17/6/2022) Astra Group melakukan Kick Off National Showcase SMK BISA di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 1 Kepanjen, Malang, Jawa Timur.
Acara ini dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., Direktur SMK Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) Dr. Wardani Sugiyanto, M.Pd., dan Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah.
"Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Astra yang telah memberikan perhatian dan komitmen yang sangat kuat untuk kemajuan human development kita. Saya rasa Astra adalah salah satu perusahaan dalam negeri yang patut dicontoh dengan komitmennya yang sangat kuat untuk kemajuan bangsa kita," ungkap Menteri Muhadjir Effendy dalam keynote speech acara yang diadakan secara hybrid ini.
"Sebagai langkah keberlanjutan program, Grup Astra akan terus mendampingi pengembangan National Showcase SMK BISA agar dapat menjadi sekolah vokasi unggulan seperti yang kita cita-citakan bersama," sambut Riza Deliansyah, Chief of Corporate Affairs Astra.
"Dengan ini pula kami mengajak semua stakeholders baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, industri Grup Astra, maupun sekolah itu sendiri untuk dapat berlari bersama kami dalam program National Showcase SMK BISA," tambahnya.
SMK BISA berjalan sejak 2010 dengan fokus pelatihan dan pendampingan SMK, pengembangan teaching factory, sinergi dengan badan terkait, serta pengembangan sistem link and match SMK terhadap industri.
Dan sampai tahun ini, Astra telah membina 3.336 SMK dengan lebih dari 1.200 SMK. Di antaranya sudah Link and Match di seluruh Indonesia. Selain itu, 137 SMK juga telah terverifikasi dengan Teaching Factory Assessment.
SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen merupakan salah satu dari dua SMK yang terpilih dari sekian banyak SMK BISA untuk menjadi percontohan nasional dengan kompetensi beyond nasional dalam program National Showcase SMK BISA kali ini.
Berita Terkait
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
KSPN Minta Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Dibatalkan, Ini Alasannya
-
Terpopuler: Kopdes Merah Putih Pakai Pikap, Geger Impor Mobil India Rp24 Triliun
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Murah dengan Opsen yang Nggak Bikin Perih, Pikap Agrinas Tuai Kritik
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
-
Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026
-
Ganti Oli Motor Matic Berapa Bulan Sekali? Ini 5 Rekomendasi Pelumas Ciamik
-
Mau Jual Mobil Bekas di Mana? 5 Rekomendasi Situs untuk Jual Mobil
-
GAC Indonesia Kantongi Ribuan SPK di IIMS 2026, AION UT Jadi Primadona