Suara.com - Kapolda Kaltim Irjen Pol Iman Sugianto melepas puluhan peserta Bhayangkara Borneo Off-road Adventure dari Titik Nol Ibu Kota Nusantara (IKN) menuju kawasan Tanjung Puting, Kalimantan Tengah atau sekitar 1.500 km.
Dikutip dari kantor berita Antara, acara digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara dan berlangsung Senin (20/6/2022).
Para peserta berangkat menuju Taman Nasional Tanjung Puting di ujung barat daya Kalimantan Tengah, melalui rute mayoritas off-road atau trek non-aspal.
"Mungkin lewat jalan-jalan kebun sawit, atau numpang lewat di jalan hauling tambang," kata dr Ery, off-roader dari Surabaya yang menggeber Land Rover Defender warna kuning pasir khas kendaraan peserta touring off-road legendaris: Camel Trophy.
Para peserta ditargetkan sampai Tanjung Puting dalam lima hari dan menempuh jarak tidak kurang dari 1.500 km. Selain lewat jalan off-road, kontestan masih diperbolehkan kembali ke jalan raya untuk mengisi bahan bakar dan menambah perbekalan lainnya.
"Perjalanan panjang off-road ini menguji ketahanan orang juga kendaraan," kata Irjen Pol Iman Sugianto.
Sebelum bertolak, rombongan menyerahkan santunan kepada para penyapu jalan, terutama yang bertugas di sekitar asrama dan markas Brimob di Jalan Jenderal Sudirman.
Di Titik Nol IKN para off-roader juga berkumpul untuk upacara singkat. Ketua IOF (Indonesian Off-road Federation) Balikpapan Gatot Koco menyatakan dukungan off-roader pada pembangunan Ibu Kota Nusantara.
Baca Juga: Simak Teknologi Seru Baterai Rubik's Cube sebagai Sumber Tenaga Crossover MG Mulan
Disebutkannya bahwa pembangunan IKN sudah membawa kemajuan pada sektor ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan.
"Pembangunan IKN adalah kesempatan pemerataan pembangunan, bahwa pembangunan tidak hanya di Jawa. Pembangunan juga berarti peluang munculnya kesempatan kerja yang baru," Irjen Pol Iman Sugianto.
Kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang dikelola PT ITCI sebelum ditetapkan menjadi kawasan IKN, adalah salah satu tempat off-roader melatih keterampilan. Jalan-jalanya yang lebar dilapis hamparan batu kerikil masih memiliki cabang-cabang jalan tanah dengan medan naik turun menjadi tantangan petualangan tersendiri.
Berita Terkait
-
Bandara IKN Kini Tak Hanya Layani VVIP, Tapi Bisa Penerbangan Komersial
-
Beban Jakarta Tak Berkurang Meski Ada IKN, Pramono: Saya Pikir Bakal Turun, Ternyata Enggak
-
Wapres Gibran Minta Mahasiswa ke IKN: Nilai Sendiri Kota Hantu atau Bukan
-
Ngeri! 4.000 Hektare Hutan IKN Rusak 'Dimakan' Tambang Liar, Basuki Tak Tinggal Diam
-
Kantor Wapres Beres Akhir Tahun Ini, Gibran Sudah Bisa Ngantor di IKN Mulai 2026
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Harga Toyota Hardtop Land Cruiser FJ40: si Retro Gagah, Apakah Boros BBM?
-
5 Mobil Eropa Bekas Terbaik, Performa Tetap Gacor Meski Dipakai Bertahun-tahun
-
Tak Cuma Bikin Senapan, Ini 5 Fakta Unik Motor Buatan Kalashnikov
-
5 Rekomendasi Mobil untuk Sandwich Generation: Kabin Luas, Irit BBM, Pajak Murah
-
5 Mobil Sedan Toyota Bekas yang Murah Perawatan dan Nyaman untuk Orang Tua
-
Motor Listrik Polytron 2026: Mulai dari Rp11 Jutaan, Ini Daftar Lengkap Fox 200, 350, dan 500!
-
Sepeda Listrik Yadea OVA Bisa Langsung Dibawa Pulang Lewat Kompetisi Dance Terbaru
-
3 Rekomendasi City Car Suzuki yang Irit BBM dan Bandel untuk Harian
-
5 Mobil MPV 7 Seater Bekas di Bawah Rp100 Juta, Kabin Luas, Aman dan Nyaman
-
Harga Beda Tipis dari Veloz, Tengok Banderol Lengkap Mobil Polytron