Suara.com - Hyundai Motor memutuskan untuk menunda peluncuran Hyundai Nexo edisi terbaru hingga 2024. Produk bertenaga hidrogen yang mendapatkan peningkatan. Adapun penyebabnya adalah kendala pada sektor pengembangan sel bahan bakar.
Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, sebuah surat kabar Korea Selatan, Seoul Economic Daily melaporkan penangguhan ini pada Rabu (29/6/2022).
Semula, produsen mobil Korea Selatan itu merencanakan untuk memulai produksi massal dan penjualan New Hyundai Nexo mulai paruh kedua tahun depan. Akan tetapi, Hyundai Nexo yang edisi perdananya meluncur 2018 akan muncul dalam edisi terbaru dua tahun lagi.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa jadwal peluncuran kendaraan sel bahan bakar hidrogen untuk brand mewah Hyundai, yaitu Genesis belum diputuskan. Pasalnya, proyek mengembangkan kendaraan sel bahan bakar pertama ditangguhkan akhir tahun lalu.
Hyundai Motor belum memberikan verifikasi tentang kendala pengembangan sel hidrogen ini, demikian disebutkan Reuters.
Menurut data penjualan perusahaan, sebelumnya Hyundai telah menjual Hyundai Nexo sebanyak 3.978 unit di Korea Selatan. Serta mengekspor 120 unit antara Januari dan Mei pada 2022.
Pada September tahun silam, Hyundai Motor Group yang menaungi Hyundai Motor, Kia Corporation, dan Genesis, mengumumkan rencana menawarkan versi sel bahan bakar hidrogen bagi semua kendaraan komersialnya pada 2028.
Baca Juga: Berkaca dari Pengalaman Lewis Hamilton: Tidak Ada Tempat Buat Rasisme
Hyundai Motor Group menambahkan bahwa pihaknya akan mengembangkan kendaraan sel bahan bakar untuk Kia dan Genesis yang dapat diluncurkan setelah 2025.
Berita Terkait
-
5 Fakta Mobil Bekas Xpander Cross 2024, Berapa Pajaknya? Harga Kini Semurah Brio RS CVT
-
Tak Mau Kalah dari PKB, Giliran PAN Nyatakan Siap Dukung Prabowo 4 Kali di Pilpres
-
Trump Naikkan Tarif Korea Selatan, Saham Hyundai dan Kia Langsung Anjlok
-
Hyundai Stargazer Cartenz Disulap Jadi Ambulans Bantu Korban Bencana Banjir di Sumatera
-
Tiba di Arab Saudi, Penyidik KPK Bersiap Usut Dugaan 'Permainan' Kuota Haji di Tanah Suci
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
6 Fakta Tragis Kecelakaan Moge Harley-Davidson di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal Dunia
-
Bagian Mobil Apa Saja yang Harus Dicek Sebelum Dipakai Mudik? Perhatikan 8 Komponen Penting Ini
-
Dampak Banyak Kendaraan Mogok, Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Pertalite di SPBU Bekasi
-
Terpopuler: 5 Mobil Mudik Anti Mual, Pilihan Mobil Irit dan Nyaman untuk Keluarga Kecil
-
Mitsubishi Indonesia Persiapkan Produksi Lokal Mobil Hybrid di Awal Tahun Ini
-
Lebih dari 5000 Unit Mobil Listrik Geely EX2 Siap Penuhi Jalanan Indonesia
-
Strategi Maxxis Perkuat Pangsa Pasar Luar Jawa Lewat Pendekatan Komunitas
-
Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya
-
5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau
-
Toyota Calya 1 Liter Berapa KM? Ini Konsumsi BBM, Harga Baru vs Bekas Bak Langit dan Bumi