Suara.com - Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia atau Periklindo Moeldoko berharap pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 dapat menjadi ajang edukasi mengenai kendaraan listrik kepada masyarakat, termasuk anak muda.
"Pameran ini diharapkan jadi ajang edukasi, pembelajaran, ajang untuk informasi yang lebih aktual dan faktual kepada anak-anak kita. Mungkin anak-anak kita masih banyak yang belum tahu seperti apa sih kendaraan listrik itu," kata Moeldoko saat konferensi pers PEVS 2022 di Jakarta, Senin (11/7/2022).
Moeldoko melanjutkan, PEVS 2022 juga memberikan peluang kepada para produsen pendukung kendaraan listrik yang belum memiliki tempat untuk mengaktualisasi diri.
"Karena saat ini, banyak yang sudah mengembangkan industri-industri pendukungnya tetapi belum memiliki tempat untuk mengaktualisasi diri. Melalui pameran ini lah, teman-teman akan mendapatkan kesempatan itu," ujar Moeldoko.
Selain itu, Moeldoko menyampaikan bahwa pada gelaran PEVS 2022, tagline "BBM Naik, Siapa Takut" perlu terus digaungkan dengan harapan dapat mendorong minat masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik.
"Kalau tidak mau boros beli BBM, gunakan mobil listrik, motor listrik, dan semua serba listrik. Dengan begitu, masyarakat juga bisa menikmati lingkungan yang bersih," tutup Moeldoko.
PEVS 2022 akan berlangsung pada 22-31 Juli 2022 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Sebanyak lebih dari 50 brand dalam ekosistem industri kendaraan listrik akan memamerkan produknya di pameran tersebut.
Selain memamerkan deretan kendaraan listrik, PEVS 2022 juga menyediakan test drive dan test ride sehingga masyarakat dapat merasakan langsung sensasi mengendarai kendaraan listrik. [Antara]
Baca Juga: Moeldoko Ajak Produsen Kendaraan Listrik Unjuk Kemampuan di PEVS
Berita Terkait
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Elektrifikasi Transportasi Kian Melaju, Target 10.000 Bus Listrik Didukung Ekosistem Terintegrasi
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte